Warga menaiki perahu karet menyeberangi banjir di Kampung Nusa, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (24/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cibereum dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang terjadi sejak Rabu (21/1) tersebut memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer sehingga kampung tersebut terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Warga menaiki perahu karet menyeberangi banjir di Kampung Nusa, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (24/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cibereum dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang terjadi sejak Rabu (21/1) tersebut memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer sehingga kampung tersebut terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Warga bejalan di depan rumahnya yang masih terendam banjir di Kampung Nusa, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (24/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cibereum dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang terjadi sejak Rabu (21/1) tersebut memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer sehingga kampung tersebut terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Warga menerobos banjir di Kampung Nusa, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (24/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cibereum dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang terjadi sejak Rabu (21/1) tersebut memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer sehingga kampung tersebut terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Warga menaiki perahu karet menyeberangi banjir di Kampung Nusa, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (24/1/2026).
Banjir akibat luapan sungai Cibereum dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang terjadi sejak Rabu (21/1) tersebut memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer sehingga kampung tersebut terisolasi.
sumber : Antara Foto

2 months ago
75














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455219/original/006121400_1766639015-IMG-20251002-WA0019.jpg)


