Sebuah mobil jenazah melaju saat petugas polisi memeriksa area tempat kebakaran terjadi di bar dan lounge Le Constellation selama perayaan Tahun Baru, di Crans-Montana, Swiss, Kamis, 1 Januari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Puluhan orang dilaporkan tewas dalam kebakaran di sebuah bar di kota resor ski, Crans-Montana, Swiss pada malam Tahun Baru. Sekitar 100 orang turut mengalami luka-luka akibat musibah tersebut.
Dalam konferensi pers pada Kamis (1/1/2026), komandan polisi Valais, Fredric Gisler, mengungkapkan, puluhan orang diperkirakan tewas dalam kebakaran bar di Crans-Montana. Presiden Dewan Negara Mathias Reynard mengatakan, sekitar 100 orang terluka akibat kebakaran tersebut. Sebagian besar di antara mereka mengalami luka serius.
Reynard menambahkan, saat ini para korban luka telah dilarikan ke berbagai rumah sakit. Terdapat sejumlah korban yang dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas medis di luar Valais karena keterbatasan kapasitas medis di wilayah tersebut.
Otoritas berwenang belum dapat merilis jumlah pasti dari korban tewas dan luka akibat kebakaran bar di Crans-Montana. Penyebab kebakaran pun belum disimpulkan. Namun penanganan kejadian tersebut dilakukan secara maksimal. Setidaknya 10 helikopter dan 150 petugas tanggap darurat dikerahkan ke lokasi.
Jaksa Agung Valais, Beatrice Pilloud, mengatakan, saat ini masih terlalu dini menarik kesimpulan terkait penyebab kebakaran bar di Crans-Montana. Namun dia memastikan, tak ada ledakan yang memicu kebakaran tersebut.
Pilloud juga menekankan bahwa sama sekali tidak ada dugaan serangan teroris. Dia mengatakan, proses penyelidikan penyebab kebakaran telah dimulai, dengan dukungan dari Institut Forensik -Zurich. Pilloud menambahkan, upaya untuk mengidentifikasi para korban tewas juga sedang dilakukan.
Pihak berwenang meminta agar masyarakat Swiss tak berspekulasi soal penyebab kebakaran bar di Crans-Montana. Sementara itu Presiden Swiss Guy Parmelin menyesalkan musibah tersebut.
"Apa yang seharusnya menjadi momen kegembiraan berubah menjadi tragedi pada hari Tahun Baru di Crans-Montana, masa berkabung yang telah memengaruhi seluruh negeri dan jauh di luar negeri," kata dia, dikutip laman Anadolu Agency.

6 hours ago
5







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344879/original/037827700_1757495713-Kota_Semarang.jpg)






