Tren Smart Home 2026: Dari Gaya Hidup Anak Muda Hingga Kebutuhan Keluarga

1 hour ago 3

Mengunakan perangkat smart home (ilustrasi). Tren smart home diprediksi semakin besar seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap kemudahan dan keterjangkauan teknologi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penggunaan perangkat smart home di masyarakat Indonesia dinilai masih berada pada fase pengenalan. Meski demikian, potensi pertumbuhannya diproyeksi semakin besar seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap kemudahan dan keterjangkauan teknologi tersebut.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Teresa Wibowo, mengatakan masih banyak masyarakat yang beranggapan perangkat rumah pintar mahal dan rumit digunakan. Padahal menurutnya, persepsi itu mulai berubah.

"Tren smart home saat ini saya rasa masih di tahap awal, karena masih banyak yang mengira teknologinya mahal dan ribet. Sekarang orang mulai belajar bahwa ternyata ini mudah, lebih terjangkau, dan sangat memudahkan hidup," kata Teresa dalam konferensi pers AZKO di Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

la menilai ke depan adopsi smart home akan semakin luas, tidak hanya di kalangan anak muda atau mereka yang paham teknologi, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh lansia karena sistemnya semakin sederhana dan praktis. Memasuki pertengahan Ramadhan, merek ritel AZKO yang berada di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, juga melakukan penguatan ekosistem smart home SYNC. Aplikasi SYNC kini hadir dengan tampilan yang lebih user friendly dan pengalaman penggunaan yang semakin inspiratif. Salah satu pembaruan yang dihadirkan adalah fitur Lighting Scene, yang memungkinkan pengguna mengatur suasana pencahayaan sesuai kebutuhan aktivitas di rumah.

Saat sahur dan berbuka, fitur ini dapat memilih pencahayaan terang untuk mendukung kebersaman. Ketika waktu istirahat tiba, suasana dapat diubah menjadi lebih hangat dan redup hanya melalui satu aplikasi, menciptakan transisi yang nyaman tanpa perlu pengaturan manual berulang.

"SYNC dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga masa kini yang menuntut kecepatan, kemudahan, dan keseimbangan, sehingga mereka dapat menjalani setiap momen dengan lebih maksimal terutama selama Ramadan," kata Teresa.

Read Entire Article
Food |