Kartini Masa Kini Industri Migas, Perempuan Penggerak Energi Negeri

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah deru mesin dan ritme operasi yang tak pernah berhenti, ada langkah-langkah anggun di balik layar produksi migas negeri. Mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang berjaga di garis terdepan. Di lapangan migas, mereka boleh minoritas. Namun, perannya tetap menjadi bagian penting dalam setiap aliran energi.

Di pundak mereka, semangat Raden Ajeng Kartini hidup dalam bentuk yang berbeda. Bukan hanya sekadar gagasan, tetapi keberanian untuk hadir, berperan, dan bertahan di ruang-ruang kerja yang penuh tantangan, di dunia kerja yang didominasi laki-laki.

Seperti pesan yang pernah ditinggalkan Kartini, “Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.” Semangat itu kini menemukan wujudnya dalam langkah-langkah nyata perempuan masa kini.

Di sebuah stasiun pengumpul migas, di antara pipa-pipa yang mengalirkan produksi minyak, Nadia Silvia menjalankan perannya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang. Berbekal ketelitian, ia memastikan proses produksi minyak dan gas bumi berjalan optimal. Di balik pekerjaannya, ada keyakinan sederhana yang ia bawa setiap hari, bahwa perempuan juga mampu berkontribusi menjadi bagian dari penggerak energi negeri.

Di fasilitas produksi lainnya, Andi Nandayani menjalankan tugasnya sebagai plant operator di Zulu Flowstation milik PHE ONWJ. Di tengah teriknya lapangan lepas pantai di Laut Jawa dan kompleksitas operasional, ia hadir sebagai garda terdepan yang menjaga keselamatan. Setiap pengecekan dan respons cepat terhadap potensi risiko adalah bentuk tanggung jawabnya dalam memastikan operasi tetap selamat, stabil, dan efisien.

Sementara itu, di fasilitas produksi Power & Gas Pabelokan Island, langkah perempuan lain bergerak dalam ritme yang berbeda. Syifa Khairunnisa, Jr. Officer Warehouse & Distribution PHE OSES, memastikan setiap peralatan dan perlengkapan material operasional tercatat, tersimpan, dan terdistribusi dengan tepat. Dari ruang gudang hingga jalur distribusi, perannya menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasi yang sering kali tak terlihat, namun krusial.

Di atas offshore platform yang diterpa ombak dan angin, Chagita Salisa Nabillah menjalankan perannya sebagai Chief Operator Produksi PHE OSES. Ia memastikan produksi tetap berjalan selamat dan andal. Di tempat itu pula, ia mencatatkan langkah penting sebagai perempuan yang mengambil peran operator produksi, membuka jalan bagi perempuan lainnya untuk melangkah lebih jauh.

Read Entire Article
Food |