Seekor bayi bekantan (Nasalis larvatus) berusia 2,5 bulan berada di kandang di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026). Pengelola taman satwa tersebut berhasil menambah populasi primata endemik Kalimantan yang terancam punah itu dari lima ekor menjadi 10 ekor melalui program konservasi berupa pengembangbiakan yang dilakukan dalam dua tahun terakhir. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Seekor bayi bekantan (Nasalis larvatus) berusia 2,5 bulan bermain dalam pengawasan induknya di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026). Pengelola taman satwa tersebut berhasil menambah populasi primata endemik Kalimantan yang terancam punah itu dari lima ekor menjadi 10 ekor melalui program konservasi berupa pengembangbiakan yang dilakukan dalam dua tahun terakhir. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Seekor bayi bekantan (Nasalis larvatus) berusia 2,5 bulan bermain dalam pengawasan induknya di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026). Pengelola taman satwa tersebut berhasil menambah populasi primata endemik Kalimantan yang terancam punah itu dari lima ekor menjadi 10 ekor melalui program konservasi berupa pengembangbiakan yang dilakukan dalam dua tahun terakhir. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
REPUBLIKA.CO.ID, BATU -- Seekor bayi bekantan (Nasalis larvatus) berusia 2,5 bulan berada di kandang di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026).
Pengelola taman satwa tersebut berhasil menambah populasi primata endemik Kalimantan yang terancam punah itu dari lima ekor menjadi 10 ekor melalui program konservasi berupa pengembangbiakan yang dilakukan dalam dua tahun terakhir.
sumber : Antara Foto

10 hours ago
4










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448189/original/093801500_1766021590-WhatsApp_Image_2025-12-18_at_07.55.13.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2384766/original/020395400_1539683489-Jason_Leung.jpg)




