Berbelanja di Toko 'Serba Satu Riyal'

4 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID,Selain menjadi tempat beribadah, Kota Madinah juga menjadi 'surga' bagi jamaah haji Indonesia yang doyan berbelanja. Selain menjadi ajang 'cuci mata', toko-toko serba ada (toserba) di Madinah juga menjual berbagai barang yang bisa dibeli untuk oleh-oleh bagi keluarga dan sanak kerabat yang menanti di tanah air. 

Di dekat Masjid Nabawi, tepatnya sebelah utara Gate 339 Nabawi dan seberang Grand Plaza Almadina Hotel, terdapat pusat perbelanjaan yang kerap dijuluki 'Serba Satu Riyal'. Seperti namanya, kebanyakan barang-barang yang dijual memang berharga miring sekitar 1-2 riyal (SAR) meskipun terdapat juga barang yang berada di atas harga tersebut.

Untuk ke lokasi, Anda cukup datang ke seberang sebelah utara Grand Plaza Almadina lalu cari Emaar Royal Hotel. Lokasi gedung 'Serba Satu Riyal' tepat di samping Hotel Emaar namun mesti turun satu lantai. 

Pada Ahad (14/6/2026) petang, terdapat banyak sekali jamaah haji asal Indonesia yang berbelanja di tempat tersebut. Salah satunya adalah Sriana (72 tahun), jamah asal Klaten, Jawa Tengah. Sore itu ia telah menghabiskn ratusan riyal untuk berbelanja barang-barang seperti sajadah, lipstik, dan tasbih. "Di sini murah-murah dibandingkan beli di Klaten," kata sang nenek.

Yang menarik, meskipun sudah murah namun pembeli masih bisa menawar barang-barang yang ingin dibelinya. Rencananya, ia akan membagikan barang-barang hasil beliannya untuk keluarga dan sanak saudaranya di rumah. 

Sama seperti Sriana, Muhammad Azwar Habib Alawi (35 tahun) juga berencana menjadikan barang-barang yang dibelinya di 'Serba Satu Riyal' sebagai hadiah keluarga dan tetangganya di kampung halaman. Ia sore itu membeli di antaranya gantungan kunci, dompet, lipstik, dan eye liner. "Di sini murah-murah. Ada 1 riyal, 2-3 riyal, total saya habis sekitar 300 riyal," kata jamaah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Ia mengaku sudah beberapa kali datang ke tempat tersebut. Sebelumnya ia telah membeli beraneka ragam barang aksesoris seperti boneka, tumblr, dan casing HP. "Banyak saudara yang nitip, seperti ponakan dan teman-teman ibu," kata Azwar. 

Salah satu penjual, Rahim (19 tahun) mengaku tiap hari tokonya selaku ramai pengunjung. "Paling banyak orang Indonesia. Ada juga Malaysia, lainnya jarang," kata pemuda asal Pakistan tersebut.

Tiap hari rata-rata penghasilan di tokonya minimal 2.000 riyal. Salah satu yang paling laris dijual adalah kain abaya dan parfum. Di tempat tersebut satu abaya dijual 20-35 riyal. Sedangkan paling mahal 350 riyal. "Paling bagus abaya dari Turki," katanya.

Selain itu, tokonya juga menjual gamis dengan harga bervariasi mulai 20 riyal sampai 100 riyal. "Gamis paling mahal 120 riyal," katanya. 

Selain barang-barang aksesoris dan pakaian, di Toko 'Serba Satu Riyal' juga dijual buah kurma seperti di Toko Jawa Al Madina Dates Shop yang mana sebagian besar penjualnya adalah orang Indonesia. Selain itu, dijual juga sajadah yang bisa diberi tulisan kaligrafi bahasa Arab sesuai permintaan pembeli.

Read Entire Article
Food |