REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapten Belanda Virgil van Dijk membalas kritik sejumlah pundit negaranya setelah Oranje gagal mempertahankan keunggulan atas Jepang pada partai perdana di Grup F Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di Stadion Dallas itu berkesudahan imbang 2-2 pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Van Dijk menilai timnya tidak bermain terlalu defensif seperti yang dituduhkan sejumlah mantan pemain Belanda usai Jepang mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan. Sang bek bahkan terpilih sebagai pemain terbaik dalam tersebut.
“Frustrasinya adalah gol itu datang dari situasi bola mati karena sebenarnya kami mampu menjaga pertahanan dengan baik,” kata palang pintu asal klub Liverpool ini dikutip dari Mirror.
Van Dijk mengakui pasukan Samurai Biru menyulitkan Belanda sepanjang babak pertama. Wakil Asia itu tampil dengan pertahanan rapat dan disiplin, terutama di area tengah lapangan.
“Sulit menembus mereka pada babak pertama karena Jepang bermain sangat rapat. Terutama di lini tengah, mereka benar-benar menutup semua ruang. Karena itu kami harus lebih cepat memindahkan permainan ke sisi lain,” ujarnya.
Komentar Van Dijk muncul setelah sejumlah pundit Belanda mengkritik pendekatan tim asuhan Ronald Koeman saat unggul 2-1. Para pengamat sepak bola Negeri Kincir Angin menilai anak asuh Koeman terlalu cepat mundur dan kehilangan inisiatif untuk terus menyerang.
Mantan gelandang Belanda Rafael van der Vaart menilai Oranje justru menciptakan masalahnya sendiri ketika memilih bertahan. Ia melihat sebelumnya, Frenkie De Jong dan rekan-rekan sempat mendominasi jalannya pertandingan.
“Anda sebenarnya menciptakan masalah itu sendiri. Saat permainan mulai terlihat menjanjikan, tiba-tiba tim menjadi sangat defensif,” kata Van der Vaart.
Pandangan serupa disampaikan mantan striker Belanda Pierre van Hooijdonk. Ia menilai perubahan taktik membuat Belanda kehilangan ancaman di lini depan.
“Ketika Anda mundur terlalu dalam, lalu menarik Summerville dan Donyell Malen, seluruh kecepatan permainan hilang. Anda tidak memiliki senjata lagi untuk menyerang,” ujarnya.
Van Hooijdonk menilai Koeman kemudian berusaha memperbaiki keadaan dengan memasukkan Brian Brobbey. Itu karena lini depan Belanda semakin jauh dari area berbahaya lawan.
Belanda sempat berada di jalur kemenangan setelah unggul melalui sundulan Van Dijk pada menit ke-50. Jepang kemudian menyamakan kedudukan lewat Keito Nakamura sebelum Crysencio Summerville kembali membawa Oranje memimpin.

4 hours ago
5
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)