Bertemu ESDM, Ini Tahapan Uji Ketat yang Harus Dilalui BOBIBOS

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para pengusung bahan bakar nabati berbasis jerami, BOBIBOS, kembali bertemu dengan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kedua pihak melakukan rapat teknis tertutup di Kantor KESDM, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Pertemuan tersebut membahas tahapan pengujian yang akan dilalui sebelum produk masuk ke tahap komersialisasi.

Founder BOBIBOS M Iklas Thamrin menyampaikan proses pengujian disusun berjenjang dan dimulai dari uji laboratorium oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Tahap awal ini menjadi penentu karakter dasar bahan bakar sebelum masuk ke pengujian lanjutan.

"Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting, seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas," kata Iklas di Jakarta, dikutip Jumat (24/4/2026).

Pengujian tidak hanya berhenti pada karakter dasar. Lemigas juga menilai performa bahan bakar melalui uji emisi gas buang, daya tahan mesin, pembentukan deposit hasil pembakaran, hingga kondisi komponen mesin setelah penggunaan.

Pada tahap tersebut, Lemigas melakukan pengambilan sampel dari tangki penyimpanan di beberapa titik dengan prosedur ketat. Sampel dimasukkan ke dalam wadah tersertifikasi, dilengkapi pelabelan serta berita acara pemeriksaan untuk menjamin validitas hasil uji.

"Dari sini nanti ditentukan BOBIBOS masuk kategori bahan bakar yang mana, eksisting atau jenis baru, sehingga parameternya bisa ditetapkan," ujar Iklas.

Setelah melewati uji laboratorium dan test bench, BOBIBOS akan masuk tahap uji jalan (road test). Tahap ini mensimulasikan penggunaan riil kendaraan, mencakup aspek perjalanan, perawatan, hingga kesiapan menuju uji komersialisasi dan sosialisasi produk.

Seluruh rangkaian pengujian tersebut menjadi dasar bagi diseminasi riset dan hilirisasi produk. Hasilnya juga menjadi rujukan teknis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan energi.

Pembina BOBIBOS yang juga Anggota DPR RI Mulyadi menyampaikan pengembangan bahan bakar ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan energi masyarakat. Produk tersebut ditargetkan hadir sebagai alternatif yang terjangkau, berkualitas, dan ramah lingkungan.

Read Entire Article
Food |