REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Dhoho, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Ahad (6/9/2026). Tercatata dua penerbangan dibatalkan akibat dampak debu yang ditimbulkan.
General Manager Bandara Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra mengatakan, pembatalan penerbangan dilakukan sebagai bentuk penyesuaian operasional akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. "Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas kami," kata Rahmat dalam keterangan di Kabupaten Kediri, Ahad.
Dua penerbangan yang dibatalkan tersebut yakni IU 356 rute Jakarta (CGK)-Dhoho (DHX) dengan jadwal tiba pukul 11.50 WIB dan IU 357 rute Dhoho (DHX)-Jakarta (CGK) yang dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WIB. Manajemen Bandara Dhoho mengimbau pengguna jasa untuk memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai, sebelum melakukan perjalanan.
Pengelola bandara terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau serta melakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk BMKG, AirNav Indonesia, maskapai dan pihak terkait lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta kemungkinan dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.
"Sebagai pengelola bandara, kami terus memastikan kesiapan fasilitas, personel, dan layanan bandara serta melakukan penyesuaian operasional sesuai dengan kondisi dan arahan dari pihak yang berwenang," ujar Rahmat.
Menurut Rahmat, Bandara Dhoho Kediri akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan operasional penerbangan dapat berlangsung aman sesuai kondisi terkini. Pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172 untuk memperoleh informasi terkait kebandarudaraan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," kata Rahmad. Sementara terkait jadwal penerbangan selanjutnya, pihaknya juga masih koordinasi dengan tim terkait.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat, 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Terminal Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten tertunda akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan menjelaskan, jumlah 209 penerbangan pesawat tersebut terdiri 160 rute domestik, 39 rute internasional, dan 10 penerbangan kargo.
Pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik. Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang yang terdampak, Bandara Soetta juga telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang.
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan penanganan penerbangan terus dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Penyesuaian diperlukan untuk menjaga keselamatan sekaligus memulihkan jadwal penerbangan setelah operasional bandara kembali dibuka.
Hal itu merespons puluhan penerbangan internasional harus ditunda imbas abu vulkanik Anak Krakatau. "Penyesuaian operasional penerbangan akan terus dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional," kata Lukman.
Selain pembatalan dan penundaan, terdapat lima penerbangan internasional yang dijadwalkan kembali. Rute yang terdampak mencakup Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).
Rute Singapura menjadi penerbangan internasional dengan jumlah pergerakan terdampak terbanyak, yakni 11 pergerakan pesawat. Hasil paper test terbaru yang dilakukan Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05 hingga 06.35 WIB masih menunjukkan indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara.
sumber : Antara

2 hours ago
5

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552488/original/035803500_1775810333-35830.jpg)




