Para pengunjuk rasa berbaris di pusat kota Teheran, Iran, Senin, 29 Desember 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Setidaknya lima orang meninggal dunia saat unjuk rasa besar-besar di Iran menyebar ke lebih banyak wilayah di negara itu. Buruknya kondisi perekonomian yang turut dipicu sanksi ekonomi negara-negara Barat jadi pemicu unjuk rasa terkini.
Setidaknya tiga orang tewas dan 17 lainnya terluka dalam protes di kota Azna di provinsi Lorestan, sekitar 300 km barat daya Teheran, kantor berita semi-resmi Iran Fars melaporkan pada Kamis.
Video yang dibagikan secara online menunjukkan benda-benda di jalan terbakar dan suara tembakan bergema ketika orang-orang berteriak: "Tak tahu malu! Tak tahu malu!" Sebelumnya, Fars mengatakan dua orang tewas dalam protes di kota Lordegan, sekitar 470 km selatan ibu kota Teheran di provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari.
“Beberapa pengunjuk rasa mulai melemparkan batu ke gedung-gedung administrasi kota, termasuk kantor gubernur provinsi, masjid, Yayasan Martir, balai kota dan bank,” kata Fars, seraya menambahkan bahwa polisi merespons dengan gas air mata.
Video online menunjukkan para demonstran berkumpul di jalan, dengan suara tembakan sebagai latar belakangnya. Pada Kamis, televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa seorang anggota pasukan keamanan terbunuh semalam dalam protes di kota Kouhdasht di bagian barat.
“Seorang anggota Basij berusia 21 tahun dari kota Kouhdasht dibunuh tadi malam oleh perusuh saat membela ketertiban umum,” kata saluran tersebut, mengutip Said Pourali, wakil gubernur provinsi Lorestan.
Kerusuhan ini terjadi pada saat yang kritis bagi Iran ketika sanksi-sanksi Barat memukul perekonomian Iran yang dilanda inflasi sebesar 40 persen, dan setelah serangan udara oleh Israel dan Amerika Serikat pada bulan Juni yang menargetkan infrastruktur nuklir dan kepemimpinan militer negara tersebut.
Sanksi ekonomi terhadap Iran yang terkini diluncurkan Uni Eropa pada September lalu. UE kala itu menerapkan pembekuan aset bank Iran yang disimpan di bank-bank Eropa, larangan berbisnis, pembatasan perjalanan dan pergerakan orang, dan pembatasan pergerakan barang.
Uni Eropa meluncurkan sanksi terhadap Iran ini merujuk tudingan bahwa pemerintah Iran “melanjutkan upaya pengayaan uranium dan tenaga nuklir untuk tujuan nonsipil”. Iran berulang kali menyangkal mereka hendak membangun senjata nuklir.

3 hours ago
2









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344879/original/037827700_1757495713-Kota_Semarang.jpg)





