Depok Andalkan Sinergi Lintas Sektor Percepat Pembangunan

3 hours ago 51

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pembangunan Kota Depok tidak lagi hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sinergi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan sektor swasta kini menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan serta memperluas manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Gerindra Depok yang juga anggota DPRD Jabar, Pradi Supriatna, usai menghadiri rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok di Gedung DPRD Kota Depok, Kamis (23/4/2026).

Ia menilai, keterlibatan berbagai pihak dalam pembangunan menjadi indikasi kuatnya komitmen bersama membangun daerah.

Menurut Pradi, kehadiran beragam unsur dalam rapat paripurna, mulai dari Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya, mencerminkan soliditas dan semangat kolaborasi yang terjalin.

“Terlihat hampir seluruh pemangku kepentingan hadir. Ini menunjukkan semangat kerja sama dalam membangun Depok benar-benar kuat,” ujarnya. Ia juga menilai arah kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Depok saat ini semakin inklusif.

Hal itu tecermin dari berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti optimalisasi ruang publik, pelaksanaan car free day, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan sektor pendidikan melalui rintisan sekolah swasta gratis.

Pradi menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan. Dukungan dari APBD provinsi yang dipadukan dengan keterlibatan pihak swasta dinilai mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Sebagian program didukung APBD provinsi, sebagian lainnya melibatkan swasta. Ini membuat pembangunan berjalan lebih cepat dan manfaatnya semakin dirasakan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyinggung sejumlah program strategis yang tengah berjalan, seperti pembangunan infrastruktur jalan, underpass, serta pengelolaan sampah berbasis kerja sama lintas wilayah.

Selain itu, program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Sukmajaya dan Cimanggis juga menjadi contoh nyata kolaborasi multipihak. Dengan berbagai capaian ini, ia optimistis pembangunan Kota Depok akan semakin kuat jika semangat kolaborasi terus dijaga.

“Yang terlihat hari ini adalah semangat membangun bersama. Kolaborasi ini harus dipertahankan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya. 

Read Entire Article
Food |