REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Aktivis sosial, Chiki Fawzi menghadiri Tabligh Akbar bagian dari rangkaian Dzikir Nasional Akhir Tahun yang digelar Republika di Masjid At-Thohir, Cimanggis, Depok pada Rabu (31/12/2025) pagi sampai malam. Dzikir Nasional di momen pergantian tahun rutin digelar Republika selama puluhan tahun dalam rangka mengajak umat Islam muhasabah dan taubat untuk jadi lebih baik di waktu yang akan datang.
Di acara Tabligh Akbar-Dzikir Nasional Republika, Chiki mengajak bangsa Indonesia untuk tetap menyuarakan dan menjaga isu Palestina. Tapi memang dapat dipahami sekarang bangsa Indonesia sedang menghadapi bencana di Sumatra.
"Indonesia sedang menghadapi bencana di Sumatera dan kita tidak boleh melupakannya, tapi sembari itu kita juga harus terus mengingat apa yang terjadi di Gaza dan Palestina," kata Chiki kepada Republika di Masjid At-Thohir, Rabu (31/12/2025).
Menurut Chiki, ada kesamaan apa yang terjadi di Sumatra yakni bencana ekologi dan yang terjadi di Gaza yakni bencana kemanusiaan. Kesamaannya bencana tersebut terjadi akibat orang-orang berkuasa yang serakah.
Ia menerangkan, Zionis Israel ingin menguasai semuanya. Sementara yang terjadi di Sumatera adalah bencana ekologis yang diakibatkan oleh deforestasi yang dilegalkan orang berkuasa. Jadi sumber masalahnya serupa yakni keserakahan manusia yang berkuasa.
Chiki menambahkan bahwa harus tetap menyuarakan dan mengajak masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada korban bencana di Sumatra dan korban genosida di Palestina.
Mengenai gerakan boikot produk yang terafiliasi Israel, di momen tahun baru ini Chiki mengingatkan lagi agar terus dilakukan boikot.
"Harus sih, harus tetap (boikot produk terafiliasi Israel) sih sampai Palestina merdeka, bahkan dengan gerakan boikot justru kita seperti mengeliminasi hal-hal yang sebenarnya memang tidak baik secara jangka panjang untuk diri kita dan keluarga kita," ujar Chiki.
Chiki menyarankan agar gerakan boikot tetap dilakukan, dimulai dari gerakan tidak belanja-belanja produk kebutuhan rumah sehari-hari. Serta tidak memilih tempat belanja atau makan yang terafiliasi Israel.
Chiki juga berpesan kepada bangsa Indonesia di momen tahun baru agar tidak pernah lupa terhadap penderitaan rakyat Gaza yang masih berjuang meraih kemerdekaan. Terus berjuang dan melakukan apa yang bisa dilakukan untuk menunjukan keberpihakan kepada Palestina.
Ia menambahkan, terus berjuang dalam basis-basis keilmuan untuk berpihak kepada Palestina. Karena berbicara Palestina itu banyak aspek, ada aspek kemanusiaan dan agama. Dalam aspek agama ada ujian akidah.
"Jadi di ujian akidah ini emang di sinilah endurance kita dalam menyuarakan (pembelaan terhadap Palestina) itu diuji, jadi harus terus menyuarakan," ujar Chiki.
Untuk diketahui Tabligh Akbar-Dzikir Nasional Republika didukung sejumlah lembaga dan mitra, antara lain Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), International Networking for Humanitarian (INH), Dompet Dhuafa, Adara Relief International, Rumah Zakat, Bazis Provinsi DKI Jakarta, BCA Syariah, Nozoly ID, Pushaka Umrah dan Haji, Laziswaf Darunnajah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Le Minerale, serta Tenun Gaya by Wignyo.

1 week ago
6














































