Dorong Ekspor Daerah, Bea Cukai Bersinergi dengan Berbagai Instansi

6 hours ago 8

Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam membuka akses ekspor yang lebih luas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Potensi ekspor daerah yang besar kerap belum dimanfaatkan secara optimal akibat kendala logistik, keterbatasan pasokan, hingga belum terintegrasinya layanan antarinstansi. Tanpa kolaborasi yang kuat, peluang pasar global berisiko terlewat dan pelaku usaha lokal sulit berkembang. Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam membuka akses ekspor yang lebih luas dan berkelanjutan.

Di Palembang, pada Rabu (8/4/2026) Bea Cukai Palembang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) memperkuat kolaborasi dalam mendukung ekspor UMKM PT Pelangi Mas Khatulistiwa. Sinergi ini diwujudkan melalui pengiriman tiga kontainer 40 feet produk Laminating Board dan Stick Dowel tujuan China.

Sementara itu di Gorontalo, pada Kamis (9/4/2026) Bea Cukai Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Gorontalo untuk membahas potensi ekspor sektor perikanan. Pertemuan ini menyoroti kualitas unggul ikan tuna Gorontalo yang telah diakui di pasar internasional.

Namun, peluang tersebut masih dihadapkan pada tantangan, seperti keterbatasan pasokan nelayan dan pemenuhan standar kualitas ekspor. Selain itu, kebutuhan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) di daerah juga menjadi perhatian guna mempercepat proses ekspor.

Pemerintah Kota Gorontalo menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem perikanan dari hulu, sementara Bea Cukai Gorontalo mendukung dari sisi hilir melalui fasilitasi dan pengawasan agar produk memenuhi standar internasional.

Upaya serupa juga dilakukan di Cilacap. Pada Jumat (10/4/2026) Bea Cukai Cilacap bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap menggelar koordinasi di Kantor Sekretariat Daerah Cilacap. Pertemuan ini membahas penggalian potensi ekspor UMKM serta pengembangan industri hasil tembakau di daerah.

Kepala Kantor Bea Cukai Cilacap, Sinta Dewi Arini, menegaskan peluang besar yang dimiliki daerah tersebut. Pemerintah daerah pun menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Berdasarkan data yang kami miliki, Cilacap memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi daerah asal ekspor. Melalui sinergi ini, penggalian potensi ekspor UMKM dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian dan pendapatan daerah,” ujarnya.

Melalui berbagai upaya ini, sinergi antara Bea Cukai dan instansi terkait diharapkan dapat memperlancar proses ekspor, membuka peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi yang terintegrasi akan mampu membawa lebih banyak produk Indonesia menembus pasar global dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Read Entire Article
Food |