El Nino Godzilla Bisa Berefek Sunburn Hingga Kanker

10 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan memasuki fase El Nino Godzilla tahun ini. Kondisi tersebut berpotensi membuat cuaca di Indonesia semakin panas dalam beberapa bulan ke depan, serta berpotensi menjadikan musim kemarau 2026 sebagai yang terberat dalam 30 tahun.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan dan ketersediaan air, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan, khususnya kulit. Cuaca yang lebih panas dan langit yang cenderung lebih cerah menyebabkan intensitas paparan sinar matahari, termasuk radiasi ultraviolet (UV) menjadi lebih tinggi.

Dilansir dari Skin Medical, Kamis (9/4/2026), berikut dampak buruk paparan sinar matahari dan UV berkepanjangan pada kulit.

1. Kulit terbakar (Sunburn)

Sunburn adalah reaksi iritasi atau peradangan terhadap kerusakan UV pada lapisa terluar kulit. Gejala sunburn biasanya berupa kemerahan, nyeri, dan rasa panas di kulit yang terkena sinar UV. Gejala sunburn umumnya akan terasa dalam 4 jam setelah seseorang terpapar sinar matahari, dan bisa memburuk setelah 24 hingga 36 jam.

2. Penuaan dini

Salah satu efek serius sinar UV adalah penuaan dini. Kulit menjadi berkerut, menebal, dan tampak kasar seperti kulit. Proses ini terjadi perlahan dan sering dianggap sebagai bagian normal dari penuaan. Padahal, sebagian besar perubahan kulit yang terlihat akibat penuaan disebabkan oleh matahari. Penuaan dini dapat dicegah dengan perlindungan yang tepat dari sinar UV.

3. Penurunan sistem imun

Paparan berlebihan terhadap sengatan matahari dan radiasi UV dapat menekan fungsi sistem kekebalan tubuh dan pertahanan alami kulit. Hal ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan kanker dan infeksi.

Karena bisa memicu masalah kesehatan serius, penting bagi masyarakat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan UV. Salah satunya dengan rutin menggunakan tabir surya, hingga mengenakan payung atau topi saat berada di luar ruangan.

4. Kanker Kulit

Sinar UV dari matahari bersifat karsinogenik sehingga bisa memicu beberapa jenis kanker. Pertama, melanoma yang merupakan Jenis kanker kulit paling berbahaya. Faktor risikonya meliputi paparan UV dan sengatan matahari, namun ada juga yang disebabkan gangguan sistem imun dan faktor genetik.

Lalu kanker kulit non-melanoma. Meskipun tidak separah melanoma, namun tetap dapat menyebar jika tidak ditangani. Jenis kanker ini dapat menyebabkan perubahan bentuk tubuh dan masalah kesehatan serius.

Ketiga ada karsinoma sel basal yang merupakan jenis kanker kulit paling umum. Biasanya terlihat seperti benjolan kecil atau nodul berdaging pada leher dan kepala, tetapi juga bisa muncul di area lain. Pertumbuhannya lambat dan jarang menyebar ke area tubuh lainnya, tetapi bisa menembus tulang.

Selanjutnya ada karsinoma sel skuamosa yakni tumor yang tampak sebagai bercak merah bersisik atau benjolan. Kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih besar dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Read Entire Article
Food |