Flip Gandeng Paytm Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Bidik Pertumbuhan UMKM

12 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Flip, perusahaan fintech asal Indonesia, meluncurkan Flip Kasir, solusi pembayaran luring (offline) yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi digital secara lebih cepat, mudah, dan andal. Melalui kerja sama dengan Paytm, perusahaan pembayaran digital asal India, Flip mendorong efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

Peluncuran Flip Kasir berlangsung di tengah penguatan hubungan ekonomi Indonesia dan India. Dalam kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia, kedua negara sepakat mempererat kerja sama di bidang teknologi, infrastruktur digital, dan ekosistem startup, termasuk rencana integrasi sistem pembayaran Unified Payments Interface (UPI) India dengan sistem pembayaran Indonesia.

Kolaborasi Flip dan Paytm dinilai menjadi salah satu implementasi konkret kerja sama tersebut. Teknologi pembayaran yang telah digunakan jutaan merchant di India itu diadaptasi untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha di Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Flip Kasir telah diperkenalkan kepada sejumlah merchant di Indonesia, mulai dari warung, restoran waralaba, hingga toko elektronik. Solusi tersebut memungkinkan konfirmasi pembayaran secara real-time, sehingga mengurangi proses pengecekan manual, mempercepat layanan kepada pelanggan, dan meningkatkan efisiensi operasional usaha.

Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Co-Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, mengatakan meningkatnya transaksi digital mendorong kebutuhan merchant terhadap sistem pembayaran yang lebih efisien.

"Melalui Flip Kasir, kami membantu merchant Indonesia dari berbagai sektor dan skala usaha mengelola transaksi dengan lebih mudah dan akurat. Kemitraan dengan Paytm memungkinkan kami menghadirkan teknologi yang telah teruji dalam skala besar dan disesuaikan dengan kebutuhan merchant di Indonesia," ujar Rafi.

Potensi pasar pembayaran digital di Indonesia terus tumbuh. Data Bank Indonesia menunjukkan QRIS telah digunakan oleh 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant pada semester pertama 2025. Lebih dari 93 persen merchant tersebut merupakan UMKM.

Pada periode yang sama, nilai transaksi QRIS mencapai Rp 579 triliun dari 6,05 miliar transaksi. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin besarnya kontribusi pembayaran digital terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Read Entire Article
Food |