Guru Tua Belum Juga Jadi Pahlawan Nasional, Begini Kata Menbud Fadli Zon

1 day ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah sejarah perjuangan bangsa, nama Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang akrab disapa Guru Tua, bersinar sebagai obor pendidikan sejati, seorang arsitek peradaban di ufuk timur Indonesia.

Dedikasi tanpa pamrihnya dalam mendirikan ratusan madrasah di pelosok negeri, dari Sulawesi hingga Maluku, menjadikannya teladan nyata pembangun pendidikan. Spirit kepahlawanannya yang melampaui batas waktu ini terus menginspirasi generasi, dan kini, pemerintah serius mengusulkan namanya sebagai Pahlawan Nasional untuk mengabadikan jasa-jasanya.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon melakukan ziarah ke makam pendiri Perguruan Islam Alkhairaat tersebut di Kota Palu, beberapa waktu lalu, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar Guru Tua. Usai pembacaan doa, Ketua Utama Alkhairaat HS. Alwi bin Saggaf Aljufri menyambut Menteri Fadli Zon dan menyampaikan perjuangan monumental Guru Tua dalam pengembangan pendidikan dan dakwah Islam, khususnya di kawasan Indonesia bagian timur.

Habib Idrus bin Salim Aljufri, lahir di Hadramaut, Yaman, pada 1892, tiba di Indonesia dengan satu misi: mencerdaskan umat melalui pendidikan Islam yang modern namun tetap mengakar pada tradisi. Beliau adalah sosok pendidik yang visioner.

Di tengah suasana penjajahan Belanda yang membatasi gerak, beliau gigih mendirikan madrasah-madrasah dengan kurikulum yang terstruktur, menggabungkan ilmu agama dan pengetahuan umum. Keteguhan hatinya dalam membangun fondasi literasi dan spiritual di daerah terpencil menorehkan tinta emas dalam sejarah pendidikan nasional.

Perjuangan Guru Tua disambut hangat oleh masyarakat Indonesia timur. Kecintaan warga terhadap sosoknya sangat mendalam, menganggapnya sebagai guru, ayah, sekaligus pemimpin spiritual. Dedikasinya yang tulus tanpa memandang suku dan golongan membuat Alkhairaat diterima luas dan tumbuh subur, menjadi mercusuar pendidikan yang menerangi kawasan timur di masa-masa suram penjajahan. Figur Guru Tua menjadi pemersatu dan teladan yang hidup di hati setiap santri dan masyarakat Palu, dan sekitarnya.

Setelah rangkaian ziarah, rombongan Menteri Fadli Zon mengunjungi Kantor Pengurus Besar Alkhairaat, di mana Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat menyampaikan informasi terkait pengusulan SIS Aljufri sebagai pahlawan nasional. Menanggapi hal tersebut, Menteri Fadli Zon menjelaskan bahwa nama Guru Tua termasuk dalam daftar tokoh prioritas yang diusulkan untuk memperoleh gelar pahlawan nasional pada tahun 2025 lalu.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |