IHSG Berpeluang Sentuh 10.000, OJK Tekankan Peran Investor Dalam Negeri

16 hours ago 6

Jurnalis mengambil gambar layar elektronik pergerakan saham saat acara penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Tahun 2025 ditutup menghijau/menguat 2,68 poin atau 0,03 persen ke posisi 8.646,94. Perdagangan saham akan kembali dibuka pada Jumat, 2 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan optimisme terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diharapkan menyentuh level 10.000 pada tahun ini perlu ditopang fundamental ekonomi nasional yang solid serta peningkatan peran investor domestik.

“Bilamana fundamental ekonomi Indonesia solid dan peran investor domestik meningkat, rasanya level tersebut bukan tidak mungkin untuk dicapai,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2025 yang digelar secara daring di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Inarno menekankan pergerakan indeks saham, selain dipengaruhi faktor fundamental emiten, juga dipengaruhi berbagai faktor domestik dan global. Karena itu, ia kembali mengingatkan agar keputusan berinvestasi senantiasa diiringi kewaspadaan serta pengelolaan risiko yang baik.

Dari sisi regulator, ia memastikan OJK terus menjaga agar pasar modal berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

“Kami juga mendorong terciptanya ekosistem pasar modal yang sehat dan berintegritas agar potensi pertumbuhan indeks maupun instrumen lainnya dapat tercapai secara berkelanjutan, bukan semata karena momentum jangka pendek,” ujarnya.

Pada 2026, sejumlah kebijakan di pasar saham yang perlu menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas emiten melalui penyesuaian aturan batas free float saham serta penguatan peran investor institusi, baik global maupun domestik.

Terkait kebijakan free float, Inarno mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari pendalaman pasar dengan spektrum jangka panjang sehingga penyusunannya memerlukan pertimbangan matang dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk asosiasi dan investor institusi.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Food |