Pasukan militer Israel mencegat kapal-kapal para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotila di perairan internasional pada Senin (18/5/2026) waktu setempat. Kapal-kapal itu dalam pelayaran menuju Jalur Gaza, Palestina, untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan. Termasuk yang ditangkap militer Zionis ialah relawan Rumah Zakat Andi Angga Prasadewa.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Gerakan Perlawanan Islam di Palestina, Hamas, menegaskan serangan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Israel terhadap kapal-kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla merupakan upaya pembajakan yang nyata. Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari pantai Turkiye dengan misi kemanusiaan untuk menembus blokade Israel terhadap Jalur Gaza.
Dalam pernyataan pers yang diterima oleh Kantor Berita Yaman (Saba) pada Senin (18/5/2026), Hamas mengecam keras tindakan penyerangan disertai penangkapan para aktivis kemanusiaan di atas kapal tersebut.
"Pemerintah musuh yang fasis terus melakukan pelanggaran terhadap para aktivis solidaritas. Padahal, mereka tengah menjalankan tugas kemanusiaan dan moral untuk mendukung Gaza serta rakyatnya yang terkepung, yang kini menghadapi perang pemusnahan, kelaparan, dan blokade berkelanjutan di hadapan mata dunia," tulis pernyataan resmi Hamas.
Merespons insiden tersebut, Hamas menyerukan kepada seluruh negara, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta organisasi hak asasi manusia (HAM) dan kemanusiaan internasional untuk mengutuk keras kejahatan ini. Gerakan tersebut mendesak agar para pemimpin Israel dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran hukum internasional yang terus berulang, serta mendesak pembebasan segera para aktivis yang ditahan.
Kapal-kapal Armada Sumud Global melanjutkan kembali perjalanan menuju Gaza dari perairan antara Yunani-Turki, Ahad (17/5/2026).
Hamas juga menekankan pentingnya langkah nyata dunia internasional untuk segera mengakhiri blokade ilegal yang menyengsarakan lebih dari dua juta warga Palestina di Jalur Gaza.
Di akhir pernyataannya, Hamas menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para aktivis kemanusiaan yang telah membawa pesan Gaza ke panggung dunia, serta mengagumi kegigihan mereka dalam menantang tindakan arogansi dan fasisme Israel.
Hamas menyerukan agar misi pelayaran Freedom Flotilla serupa serta aksi-aksi perlawanan global untuk mendukung rakyat Palestina terus digulirkan demi membela nilai-nilai keadilan dan martabat manusia, hingga blokade runtuh dan pendudukan berakhir.

16 hours ago
10











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210295/original/020455400_1746503932-cef51a0b-171c-465c-b961-0b620c5bafe2.jpg)



