Keberlanjutan Bukan Cuma Soal Karbon, IS2P Ingatkan Ancaman yang Terabaikan

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Praktik keberlanjutan masih kerap bertumpu pada satu indikator, yakni emisi karbon. Pendekatan ini dinilai berisiko mengabaikan persoalan yang lebih mendasar, mulai dari biodiversitas hingga kesehatan manusia.

Isu tersebut mengemuka dalam webinar Ngulik oleh Indonesian Society of Sustainability Professional (IS2P) bertajuk Beyond Carbon: Lingkungan Lebih dari Sekadar Emisi, Sabtu (18/4/2026). Forum ini menyoroti perlunya perubahan cara pandang terhadap keberlanjutan yang selama ini dianggap belum utuh.

Founder Center for Quality Resilience and Sustainability (CQRS) Indonesia Yuliasman Chaniago mengatakan, fokus pada karbon tidak cukup untuk menjawab kompleksitas masalah lingkungan. “Karbon itu penting, tapi kesehatan manusia tidak ditentukan oleh emisi saja. Tanpa biodiversitas dan sistem lingkungan yang kuat, hanya akan menyelesaikan sebagian masalah,” kata Yuliasman.

Yuliasman menyoroti sektor kesehatan sebagai contoh ketimpangan pendekatan tersebut. Indonesia memang telah mencapai cakupan Jaminan Kesehatan Nasional lebih dari 98 persen, namun integrasi isu lingkungan dan perubahan iklim dalam sistem kesehatan dinilai masih lemah.

Menurut dia, kerangka global Universal Health Coverage kini telah berkembang dengan memasukkan dimensi risiko iklim, ESG, hingga pendekatan One Health dan planetary health. Pendekatan ini melihat kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu sistem yang saling terkait.

Namun di Indonesia, integrasi tersebut belum berjalan optimal. Risiko iklim belum menjadi bagian dari kebijakan kesehatan, sementara kerangka One Health belum terformalisasi dalam regulasi.

“Masalahnya bukan pada capaian, tapi pada kedalaman integrasi. Kesehatan tidak bisa lagi dipisahkan dari sistem lingkungan yang menopangnya,” ujar Yuliasman.

Ia menilai tanpa integrasi tersebut, sistem kesehatan hanya akan bersifat reaktif, menangani dampak tanpa menyentuh akar masalah yang dipicu perubahan lingkungan.

Read Entire Article
Food |