Kembali ke Bergamo Sebagai Pelatih AS Roma, Gasperini Pulang dengan Kekalahan

1 week ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gianpiero Gasperini kembali menginjakkan kaki di Bergamo, kota yang pernah menjadi panggung pengabdiannya selama bertahun-tahun. Namun, kepulangan pelatih AS Roma itu berakhir pahit. Giallorossi takluk 0-1 dari Atalanta dalam lanjutan Liga Italia 2025/26 di New Balance Arena, Ahad (4/1/2025) dini hari WIB.

Laga ini menghadirkan nuansa berbeda bagi Gasperini. Ia bukan sekadar pelatih tamu, melainkan sosok yang pernah mengubah wajah Atalanta menjadi kekuatan yang disegani di Serie A. Kini, di hadapan publik yang mengenalnya dengan baik, Gasperini harus menerima kenyataan bahwa mantan timnya menjadi penghalang langkah yang membuat Roma terlempar dari empat besar klasemen.

Gol tunggal Giorgio Scalvini pada menit ke-12 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Berawal dari situasi sepak pojok, bek muda Atalanta itu sukses menaklukkan Mile Svilar. Gol sempat ditinjau VAR, tapi wasit tetap mengesahkannya.

Kekalahan ini berdampak langsung pada posisi Roma di klasemen. Tim ibu kota turun ke peringkat lima dengan 33 poin, tergusur dari empat besar oleh Juventus yang unggul selisih gol. Sementara, Atalanta memetik tambahan poin penting untuk naik ke posisi kedelapan dengan 25 poin dari 18 laga.

Roma sebenarnya sempat mengancam lebih dulu. Pada menit ketujuh, Paulo Dybala memanfaatkan kesalahan backpass Ederson dan memberi peluang kepada Evan Ferguson. Namun, upaya tersebut masih dapat digagalkan kiper Marco Carnesecchi, dibantu sapuan cepat Sead Kolasinac.

Atalanta nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulan Gianluca Scamacca pada menit ke-28. Namun, VAR kembali berperan dan menganulir gol tersebut karena posisi offside. Keunggulan tipis tetap bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Roma mencoba meningkatkan tekanan. Peluang terbaik hadir pada menit ke-50 saat Ferguson memaksa Carnesecchi melakukan penyelamatan krusial. Setelah itu, lini serang Roma kesulitan menciptakan peluang bersih di tengah rapatnya pertahanan tuan rumah.

Di pengujung laga, Atalanta hampir menambah gol melalui tendangan Krstovic, tetapi Svilar tampil sigap menjaga skor tetap 1-0 hingga pertandingan usai.

Bagi Gasperini, laga ini menjadi pengingat bahwa masa lalu tak selalu berpihak. Kembali ke Bergamo sebagai pelatih lawan, ia justru harus menyaksikan Roma kehilangan poin penting, sementara Atalanta melanjutkan langkahnya dengan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |