Warga Pidie Jaya mengungsi di Cagar Budaya Masjid Tuha di Pidie Jaya, Aceh, Rabu (3/12/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat bagi warga terdampak banjir di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Fasilitas itu dibangun untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan ketersediaan sanitasi layak menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi darurat bencana. Katena itu, pihaknya membangun fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak bencana.
"Penyediaan MCK darurat menjadi prioritas karena menyangkut kesehatan dan kebersihan warga pengungsi," kata dia dikutip Republika, Selasa (6/1/2026).
Ia menerangkan, pembangunan MCK darurat di Desa Manyang Cut saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Namun, pihaknya akan terus melakukan percepatan pembangunan agar fasilitas itu dapat segera digunakan oleh warga terdampak banjir.
“Baznas berupaya memastikan fasilitas ini bisa dimanfaatkan secepat mungkin oleh warga,” ujar Saidah.
Menurut dia, Baznas tidak hanya melakukan pembangunan MCK darurat di wilayah Pidie Jaya. Lebih dari itu, lembaganya juga menyalurkan bantuan kemanusiaan lainnya berupa makanan siap saji untuk pengungsi, layanan tenaga medis, serta dukungan logistik di lokasi terdampak.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus mencakup aspek kesehatan, logistik, dan pendampingan masyarakat,” ujar dia.
Ia menambahkan, untuk mendukung upaya tersebut, Baznas turut mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang bertugas membantu distribusi bantuan, pendampingan warga, serta koordinasi dengan pihak terkait di daerah. Menurut dia, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi banjir dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

5 days ago
3













































