Legislator Dorong Kesempatan Ekonomi Setara bagi Penyandang Disabilitas Netra

6 hours ago 10

Abrar (35) pencari kerja dari kelompok disabilitas netra saat menghadiri gelaran Jakarta Job Fair, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Jakarta Job Fair menjadi salah satu acara yang sering ia kunjungi. Sejak 2016, Abrar tak pernah lelah mencoba mencari pekerjaan untuk menyambung hidupnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah penyandang disabilitas netra di Kota Denpasar, Bali, tetap bekerja secara mandiri sebagai tukang pijat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesempatan ekonomi yang setara bagi penyandang disabilitas.

Kariyasa mengatakan keterbatasan penglihatan semestinya tidak menjadi penghalang bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi semangat saudara-saudara penyandang disabilitas netra yang tetap bekerja, mandiri, dan tidak menyerah pada keadaan. Kehadiran kita hari ini adalah wujud kebersamaan, bahwa mereka tidak sendiri dan selalu menjadi bagian penting dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dan dukungan,” kata dia melalui keterangannya, Senin (31/8/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu menilai dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Mereka juga membutuhkan akses untuk mengembangkan keterampilan dan memperoleh penghasilan secara mandiri.

Menurut Kariyasa, penyandang disabilitas perlu ditempatkan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kemampuan untuk bekerja dan berdaya secara ekonomi, bukan semata-mata sebagai penerima bantuan.

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, Kariyasa menilai kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan yang inklusif.

Ia berharap dukungan kepada penyandang disabilitas netra dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memperkuat semangat untuk terus bekerja dan berkarya.

“Semoga kebersamaan ini tidak hanya memberikan manfaat secara material, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Karena sejatinya, nilai kemanusiaan akan selalu tumbuh ketika kita saling peduli dan saling menguatkan,” kata dia.

Read Entire Article
Food |