Lima Manfaat Kopi untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

3 hours ago 6

Kopi (ilustrasi). Penelitian terbaru mengungkap mekanisme baru yang menjelaskan bagaimana kopi dapat membantu tubuh melawan penurunan fungsi akibat penuaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi tidak hanya berfungsi sebagai minuman untuk meningkatkan energi pada pagi hari. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menurunkan risiko penyakit kronis hingga membantu proses penurunan berat badan.

Untuk lebih jelasnya yuk simak manfaat kesehatan dari minum kopi, seperti dilansir laman Very Well Health, Selasa (14/7/2026):

1. Kopi membantu memperpanjang usia

Salah satu manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi kopi adalah penurunan risiko kematian dan penyakit kardiovaskular. Berdasarkan hasil studi, individu yang mengonsumsi satu hingga tiga cangkir kopi hitam berkafein setiap hari memiliki risiko kematian akibat semua penyebab dan penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Minum setidaknya satu cangkir kopi berkafein per hari dikaitkan dengan penurunan risiko sebesar 16 persen, sedangkan konsumsi dua hingga tiga cangkir per hari dikaitkan dengan penurunan risiko hingga 17 persen. Namun, manfaat tersebut berkurang apabila kopi ditambahkan gula serta susu atau krim. Dalam penelitian yang sama, kelompok yang mengonsumsi kopi dengan tambahan bahan tersebut hanya mengalami penurunan risiko kematian sebesar 14 persen.

2. Mendukung kesehatan usus

Kopi juga dikaitkan dengan kesehatan mikrobioma usus, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan. Penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi, baik kopi berkafein maupun kopi tanpa kafein (decaf), memiliki kadar bakteri Lawsonibacter asaccharolyticus yang lebih tinggi.

Bakteri ini berhubungan dengan peningkatan kadar asam kuinat (quinic acid), antioksidan yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Selain itu, kandungan polifenol dalam kopi diduga memberikan efek prebiotik dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Senyawa ini juga dapat membantu memperbaiki proses pencernaan, sementara mikrobioma usus yang lebih beragam dikaitkan dengan buang air besar yang lebih teratur. 

Read Entire Article
Food |