Manfaat Belajar Bahasa Asing Bagi Kesehatan Otak

12 hours ago 9

Belajar bahasa asing (ilustrasi). Mempelajari dan menggunakan lebih dari satu bahasa disebut berpeluang menjaga otak tetap lebih muda serta memperlambat proses penuaan otak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mempelajari dan menggunakan lebih dari satu bahasa disebut berpeluang menjaga otak tetap lebih muda serta memperlambat proses penuaan otak. Hal ini merujuk pada studi terbaru yang dipresentasikan dalam Forum Federasi Masyarakat Neurosains Eropa 2026.

Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang mampu berbicara dalam beberapa bahasa menunjukkan usia otak yang tampak lebih muda dibandingkan mereka yang hanya menggunakan satu bahasa. Dalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisis aktivitas otak dari ratusan orang di wilayah Basque, Spanyol. Para peserta memiliki kemampuan bahasa yang beragam, mulai dari satu hingga empat bahasa, termasuk bahasa Spanyol, Basque, Prancis, dan Inggris.

Para peneliti menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Al) untuk memperkirakan "usia otak" setiap peserta berdasarkan pola konektivitas otak. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok yang hanya menguasai satu bahasa dan mereka yang menguasai beberapa bahasa.

Peserta yang menguasai dua bahasa atau bilingual memiliki otak yang diperkirakan sekitar enam tahun lebih muda dibandingkan peserta yang hanya berbicara satu bahasa. Sementara itu, mereka yang berbicara tiga bahasa memiliki usia otak yang tampak sekitar tujuh tahun lebih muda. Adapun peserta yang menguasai empat bahasa menunjukkan perbedaan paling besar, dengan usia otak yang tampak sekitar 13 tahun lebih muda dibandingkan kelompok monolingual.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang mempelajari bahasa kedua lebih awal dalam kehidupan dan mencapai tingkat kefasihan tinggi cenderung memperoleh manfaat yang lebih besar terhadap kesehatan otak. Dokter spesialis saraf, Tommy Wood, mengatakan temuan tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kemampuan berbicara dalam beberapa bahasa dapat membantu menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Sebagian besar bukti mengenai manfaat belajar beberapa bahasa selama ini berasal dari individu yang tumbuh dalam lingkungan bilingual atau mempelajarì beberapa bahasa sejak masa kanak-kanak. "Tapi orang dewasa yang tidak tumbuh dengan lebih dari satu bahasa tidak perlu menganggap kesempatan untuk mendapatkan manfaat tersebut telah hilang. Tidak ada batas usia yang jelas di mana mempelajari bahasa kedua tidak lagi memberikan manfaat," kata Wood yang tidak terlibat langsung dalam penelitian tersebut, dilansir laman Fox News, Senin (13/7/2026).

Read Entire Article
Food |