Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan memblokir 36.191 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online. Jumlah tersebut bertambah sekitar 3.000 rekening dibandingkan laporan sebelumnya yang mencapai 33.836 rekening.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Selain memblokir rekening, OJK juga meminta bank memperketat pemeriksaan terhadap nasabah yang terindikasi terlibat.
"Terkait pemberantasan perjudian daring yang berdampak luas terhadap perekonomian dan sektor keuangan, OJK telah meminta perbankan melakukan enhanced due diligence (EDD) dan/atau pemblokiran terhadap sekitar 36.191 rekening yang terindikasi melakukan aktivitas perjudian daring berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Digital," ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Selasa (7/7/2026).
Menurut Dian, OJK juga meminta perbankan memperluas tindak lanjut terhadap rekening lain yang memiliki kesesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan pihak yang terindikasi melakukan transaksi judi online. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah pelaku membuka rekening baru dengan identitas yang sama.
"OJK juga meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian NIK dari masing-masing pihak yang terindikasi melakukan perjudian daring serta melakukan enhanced due diligence," katanya.
Selain memperkuat pengawasan terhadap rekening yang terindikasi digunakan untuk judi online, OJK juga terus melakukan pengawasan terhadap industri perbankan. Hingga Mei 2026, kondisi perbankan dinilai tetap terjaga dengan pertumbuhan kredit sebesar 11,51 persen secara tahunan menjadi Rp 8.918 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,49 persen menjadi Rp 10.294 triliun.

10 hours ago
5



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532552/original/024344100_1773655185-pexels-undo-kim-2153633398-34628051.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528779/original/012654500_1773295183-2148501558.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527962/original/042466100_1773221151-pexels-pixabay-248509.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529965/original/052248300_1773387981-Screenshot_2026-03-13_143501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543643/original/041077600_1775031375-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_14.33.02__1_.jpeg)








