REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih memperluas penyediaan kran air siap minum ke tujuh sekolah di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan akses air minum layak konsumsi bagi pelajar sekaligus menekan penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan pendidikan.
Ketujuh sekolah yang menjadi sasaran program ini adalah SMAN 7 Banjarmasin, SDN Kelayan Barat 1, SDN Pekauman 3, SDN Teluk Tiram 6, SDN Kelayan Selatan 5, SD Mantuil 3, dan SDN Pelambuan 7. Pemilihan titik-titik ini dilakukan agar semakin banyak siswa dapat memperoleh air minum dengan mudah selama berada di sekolah.
Direktur Umum dan Pemasaran PAM Bandarmasih, Hj Yulia Riana Sari, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat dan ramah lingkungan sejak usia sekolah. "Kami ingin siswa lebih mudah mendapatkan air minum yang bersih dan sehat, sekaligus mengurangi penggunaan sampah plastik di sekolah," ujarnya di Banjarmasin, Kamis.
Dorong Siswa Bawa Tumbler
Menurut Yulia, keberadaan kran air siap minum diharapkan dapat mendorong para siswa untuk membawa tumbler dari rumah. Dengan demikian, kebutuhan air minum mereka dapat terpenuhi tanpa harus membeli minuman dalam kemasan sekali pakai.
"Jadi nanti siswa cukup membawa tumbler, lalu mengisi air dari kran yang sudah kami sediakan. Dengan begitu, penggunaan botol plastik dapat ditekan," katanya. Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan, menghemat sumber daya, dan membiasakan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah.
PAM Bandarmasih mengajak seluruh pihak sekolah untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dipasang agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. "Kami berharap sekolah bersama para siswa dapat menjaga kran air siap minum ini sehingga bisa bertahan lama dan terus dimanfaatkan," kata Yulia.
Apresiasi Pihak Sekolah
Sementara itu, Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin, memberikan apresiasi atas dukungan PAM Bandarmasih. Ia menilai fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi siswa untuk memperoleh air minum yang aman tanpa harus membeli minuman kemasan.
"Mudah-mudahan anak-anak tidak lagi bergantung pada minuman botol sehingga mereka lebih sehat dan penggunaan sampah plastik di sekolah semakin berkurang. Kami juga berharap program seperti ini dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Kota Banjarmasin," kata Arjudin.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
2






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510193/original/003574000_1771822191-pexels-shameel-mukkath-3421394-5817525.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536549/original/029350900_1774329970-pexels-elletakesphotos-5764077.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559034/original/060735700_1776504757-pexels-loquellano-16123121.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533152/original/011571400_1773724986-view-delicious-goulash-with-herbs.jpg)




