Presiden Prabowo Undang 16 Ormas Islam ke Hambalang

7 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sebanyak 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari ini. Di antara ormas-ormas yang hadir ialah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam (Persis), dan Pelajar Islam Indonesia (PII).

Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar PII Nasrullah Larada, dalam kesempatan itu Kepala Negara mengajak seluruh komponen umat Islam agar bersama dengan pemerintah untuk menjaga situasi kondusif. Hal itu berkaitan dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai kota dan daerah Tanah Air sejak beberapa hari lalu hingga kini.

"Keluarga Besar PII sangat mengapresiasi inisiatif Presiden yang setinggi tingginya atas respons cepatnya mencermati perkembangan situasi terkini dengan melakukan pendekatan dialogis dan musyawarah," ujar Nasrullah Larada dalam keterangan tertulis yang diterima Republika di Jakarta, Sabtu (30/8/2025) sore.

Ia menilai, pertemuan antara Presiden Prabowo dan ormas-ormas Islam adalah sebuah sinyal positif. Pada saat suasana demonstrasi di pelbagai titik cenderung memanas, menurut Nasrullah, komunikasi dan silaturahim antar-elemen bangsa mesti terus diperkuat.

"Keluarga Besar PII percaya, dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa, bukan dengan aksi anarkistis dan vandalisme yang justru merugikan kita semua dan menodai nilai-nilai keadilan yang kita perjuangkan,” ucap Nasrullah.

Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring (ojol) yang dilindas mobil Brimob Polda Metro Jaya dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025). PII berharap, proses hukum yang transparan dan adil dapat dilakukan terhadap para pelaku yang telah merenggut nyawa warga tak bersalah itu.

“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut tuntas peristiwa ini agar keadilan benar-benar ditegakkan dan tidak ada pihak yang merasa dikorbankan,” tukas dia.

Read Entire Article
Food |