REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 78 hewan kurban didistribusikan ke pelosok Nusa Tenggara Barat (NTB), permukiman mualaf di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga ke Palestina dan Uganda pada Idul Adha 1447 H/2026.
Yayasan Amal Indonesia mendistribusikan puluhan hewan dari para pekurban tersebut setara kambing, yang terdiri dari 23 domba dan 2 sapi di Indonesia; 2 sapi di Palestina; serta 4 kambing dan 3 sapi di Uganda.
“Sesuai dengan jargon ‘distribusi cepat dokumentasi lengkap’ Yayasan Amal Indonesia mendistribusikan hewan kurban berupa domba ke 23 pesantren Tahfihz Qur’an di pulau Jawa, satu ekor sapi di daerah pelosok NTB, dan satu ekor sapi di permukiman mualaf NTT,” ujar Iqbal Ibnu Mahfudz, Manager Program Yayasan Amal Indonesia lewat keterangan tertulis, Sabtu(30/5/2026).
Iqbal Mahfudz menjelaskan, secara keseluruhan Yayasan Amal Indonesia telah mendistribusikan hewan kurban kepada 9.360 penerima manfaat dengan sebaran yang cukup merata.
“Kami bersyukur di kondisi ekonomi saat ini, niat dan antusias para pekurban kami masih cukup tinggi, kami ucapkan Jazakumullah khairan katsiran kepada para pekurban yang telah mempercayakan hewan kurbannnya kepada Yayasan Amal Indonesia, semoga hewan kurban ini menjadi kendaraan menuju Surga-Nya Allah, Aamiin ya Rabbal a’lamiin,” ujar Iqbal.
Yayasan yang berdiri sejak tahun 2013, telah aktif menjalankan berbagai program di antaranya pembangunan Pesantren Mimbar Huffazh dan Penyebaran Mushaf Al-Qur’an.
Ustadz. H. Azwar Riza, S.Ag, M.Si, ketua Yayasan Amal Indonesia mengatakan yayasan ini didirikan dengan tujuan memastikan para dhuafa dan penyandang disabilitas di Indonesia dapat terpenuhi kebutuhan dasar hidupnya, memperoleh akses pendidikan dan kesehatan, serta mendapatkan bimbingan kemandirian.
“Amal Indonesia berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dalam upaya memperluas manfaat, Amal Indonesia mengajak kerja sama berbagai pihak untuk memberikan kontribusi terbaik bagi para dhuafa dan penyandang disabilitas,” kata Azwar Riza.
Azwar Riza menambahkan, secara bertahap Yayasan Amal Indonesia akan memperluas jangkauan operasional ke seluruh wilayah Indonesia, dengan fokus awal pada tahun 2024 di wilayah Jakarta Selatan, Depok, Tangerang Selatan, dan Temanggung.
“Visi kami menjadi pusat jaringan distribusi amal kebaikan masyarakat Indonesia yang terpecaya, kembali lagi untuk mewujudkan kemandirian, kesehatan dan pendidikan saudara-saudara kita para dhuafa dan disabilitas,”tegas dia.

5 hours ago
6













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499312/original/081206000_1770782561-Depositphotos_132132754_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)
