REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syeren Peimeng, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia) angkatan 2024, membuktikan kesiapan kerja sejak dini. Ia aktif mengembangkan startup sekaligus merambah ke dunia profesional di industri kreatif meski masih berstatus mahasiswa.
Syeren saat ini terlibat sebagai pengembang dalam startup kreatif bernama Sleective. Di lingkungan kampus, ia juga menjabat Ketua UKM Kewirausahaan yang fokus pada kepemimpinan dan perancangan program inovatif bagi mahasiswa.
Pengalaman industrinya pun tergolong kuat melalui program magang selama enam bulan di PT Republik Desain Indonesia (Look Media). Di sana, Syeren berperan sebagai desainer grafis dan ilustrator yang menangani berbagai proyek agensi kreatif hingga layanan pelanggan.
"Pengalaman praktik langsung menjadi kunci bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan industri digital secara nyata, bukan hanya dari sisi teori," ujar Syeren saat menceritakan perjalanan akademik dan profesionalnya di Jakarta, Senin (20/4/2026) di Jakarta.
Selain praktik, Syeren berkontribusi dalam penulisan buku kolaboratif bertema Interaksi Manusia dan Komputer. Ia secara khusus membahas topik desain antarmuka pengguna (user interface) untuk memperkuat integrasi antara kreativitas visual dan teknologi.
Menanggapi capaian tersebut, Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, keberhasilan Syeren buah dari penerapan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika industri.
"Kami di Prodi Bisnis Digital berkomitmen mendorong mahasiswa belajar berbasis praktik dan pengalaman industri nyata," tutur Vivi. Ia menegaskan, model pembelajaran ini dirancang agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang inovasi.
Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University memang mengedepankan kombinasi kompetensi teknis dan bisnis. Mahasiswa dibekali keahlian mulai dari digital marketing hingga desain UI/UX yang diperkuat dengan kemampuan problem solving.
“Selain itu, di Cyber University juga ada program CLP (Company Learning Program) 3+1. Mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri mitra kampus,” jelas Vivi.
Kisah Syeren menjadi bukti, pendidikan yang tepat mampu mencetak talenta yang siap bersaing di ekosistem digital. “Inisiatif seperti ini diharapkan terus berkembang guna melahirkan inovator muda yang mampu berkontribusi bagi industri kreatif nasional,” tutupnya.

4 hours ago
4

















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455219/original/006121400_1766639015-IMG-20251002-WA0019.jpg)