Talkshow UMJ MemBumi 2026 Ajak Civitas Academica Jadi Pelopor Kampus Peduli Lingkungan

9 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menghadirkan talkshow bertema lingkungan dalam perspektif Islam pada kegiatan MemBumi yang digelar di Taman Green Park UMJ, Jumat (5/6/2026). Talkshow menghadirkan Dekan Fakultas Pertanian UMJ, Sularno, dan Head of Program NGO Bicara Udara, Primadita Rahma Ekida, sebagai narasumber utama.

Sularno membahas tema Kesehatan Lingkungan dan Masa Depan Kampus Berkelanjutan. Ia menilai saat ini terjadi pergeseran pemahaman masyarakat terhadap lingkungan. Menurutnya, penghijauan dan keberadaan tanaman masih sering dianggap hal yang sepele, padahal dampak kelalaian tersebut sangat besar terhadap kualitas lingkungan dan udara yang dirasakan saat ini.

“Generasi berikutnya memiliki tugas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan lingkungan dan penanaman pohon,” ujar Sularno.

Sularno menjelaskan kehidupan manusia sangat bergantung pada sektor pertanian dan keberadaan tumbuhan. Ia menyebut sekitar 95 persen kehidupan manusia bergantung pada hasil pertanian sehingga kepedulian terhadap tanaman dan pohon harus menjadi perhatian bersama.

Sularno menjelaskan UMJ memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Ia menegaskan pembangunan kampus memang penting, tetapi upaya pelestarian lingkungan tidak boleh diabaikan.

“Tidak perlu menunggu melakukan hal besar. Mulailah dari langkah-langkah sederhana untuk melindungi lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Primadita Rahma Ekida membawakan materi bertajuk 'Krisis Udara Perkotaan: Ancaman Nyata bagi Generasi Muda'. Ia menyoroti persoalan kualitas udara yang semakin memburuk akibat berbagai aktivitas manusia, salah satunya praktik pembakaran sampah.

Menurutnya, hubungan manusia dengan alam tidak dapat dipisahkan dari perannya sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi. Karena itu, kesadaran lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembakaran sampah masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk Tangerang Selatan. Banyak masyarakat yang melakukan pembakaran sampah tanpa mengetahui kandungan berbahaya dari material yang dibakar,” kata Primadita.

Primadita menegaskan udara merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipilih seperti makanan. Setiap orang menghirup udara yang sama sehingga kualitas udara menjadi isu kesehatan yang harus mendapat perhatian serius.

Rangkaian kegiatan UMJ MemBumi 2026 dilanjutkan dengan penanaman 3.650 bibit pohon, peluncuran program pengelolaan sampah terpilah dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan penyebaran ecoenzyme ke aliran sungai di sekitar kampus UMJ.

Penyelenggaraan UMJ MemBumi 2026 mendapat dukungan dari berbagai mitra yaitu Kementerian Kehutanan RI, Wahana Honda, Bicara Udara, PT Bumi Resik Nusantara, dan OMG, yang bersama-sama berkolaborasi mewujudkan gerakan kampus peduli lingkungan dan berkelanjutan.

Read Entire Article
Food |