REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memperluas implementasi program berbasis Environmental, Social and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif di bidang pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan lingkungan. Program tersebut dijalankan untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya mengatakan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan dibuat dengan pendekatan jangka panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Inisiatif program dirancang dengan pendekatan jangka panjang dan berbasis kebutuhan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan persoalan sosial yang ada, tapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi penerima manfaat,” ujar Anggono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Salah satu program yang dijalankan perusahaan adalah penguatan UMKM melalui Koperasi Bina Sukses Bontang. Program tersebut difokuskan untuk memperluas akses pemasaran, promosi, dan kemitraan bagi pelaku usaha binaan.
Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan tercatat mencapai 468 CBM per kontainer dan produknya telah dipasarkan ke 12 negara. Selain itu, perusahaan juga menjalankan Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi oleh kelompok perempuan.
Menurut Anggono, penguatan peran perempuan menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pupuk Kaltim juga mengembangkan Program Cendawan Juara yang memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur sebagai sumber pendapatan tambahan.
Di bidang kesehatan, perusahaan menjalankan Program PEGALDAS yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang. Program tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.
Sementara di sektor pendidikan, Pupuk Kaltim menyalurkan beasiswa melalui Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Perusahaan juga mendorong keterlibatan karyawan dalam kegiatan sosial melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution). Program ini menjadi wadah bagi karyawan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian program tersebut mengantarkan Pupuk Kaltim meraih tiga penghargaan dalam TOP CSR Awards 2026, yakni TOP CSR Awards 2026 Star 5, Medali Platinum, dan TOP Leader on CSR Commitment 2026.
Anggono mengatakan, penghargaan tersebut menjadi refleksi atas konsistensi perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang terukur dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
“Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara konsisten dan terukur, sekaligus bagian dari upaya Pupuk Kaltim menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang,” kata Anggono.

4 hours ago
3













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499312/original/081206000_1770782561-Depositphotos_132132754_XL.jpg)
