Tiga Wasiat Rasulullah Penuh Keutamaan Untuk Umatnya

8 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW mewasiatkan tiga amalan sederhana namun penuh keutamaan kepada umatnya melalui sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, yakni puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dua rakaat, dan shalat Witir sebelum tidur. Tiga wasiat ini menjadi latihan spiritual untuk membiasakan diri dalam kebaikan, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta meraih pahala besar secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, "Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) berwasiat kepadaku dengan tiga hal: Melakukan puasa tiga hari pada setiap bulan, shalat Dhuha dua rakaat, dan agar aku shalat Witir sebelum tidur." (HR Imam Al-Bukhari)

Muhammad Khalil Itani dalam buku Wasiat Rasul Buat Lelaki menerangkan, Nabi Muhammad SAW telah berwasiat kepada Abu Hurairah, bahkan wasiat itu ditujukan kepada seluruh umat. Beliau berwasiat untuk melatih mereka mengerjakan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta mendapatkan kebaikan dan menghilangkan keburukan.

Puasa Tiga Hari

Karena kebaikan itu dilipatgandakan sepuluh kali lipat, berarti setiap hari dari ketiga hari tersebut seakan-akan sama dengan sepertiga bulan. Dengan demikian, siapa yang menekuni puasa tiga hari pada setiap bulan, ia seakan-akan telah berpuasa satu bulan penuh.

Banyak hadits yang menyebutkan tentang berpuasa tiga hari pada setiap bulan. Di antaranya dari Abu Qatadah, Nabi Muhammad SAW bersabda, "(Puasa) tiga hari dari setiap bulan dan Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya, semua ini adalah puasa setahun penuh." (HR Imam Muslim)

Hari apakah yang digunakan berpuasa pada setiap bulan? Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan kapan hari yang digunakan untuk berpuasa setiap bulannya. Sebagian berpendapat, tiga hari sejak awal bulan. Sementara yang lain berpendapat pada hari-hari Bidh (13, 14 dan 15 tanggal Hijriyah setiap bulan). Ada juga yang berpendapat, berpuasa pada hari pertama, kesepuluh, dan kedua puluh Hijriyah dari setiap bulannya.

Istri Rasulullah SAW, Aisyah Radhiyallahu anha, Ummul Mukminin berkata, "Rasulullah SAW senantiasa berpuasa sebanyak tiga hari dari setiap bulannya.”

Maka ia ditanya, “Pada hari keberapa?”

Aisyah menjawab, “Rasulullah SAW tidak memedulikan pada hari keberapa (beliau berpuasa).” (HR Imam Ahmad dan Imam Ibnu Majah)

l

Read Entire Article
Food |