Karyawan mengemas barang di gudang unit e-commerce Goto, Tokopedia, di Jakarta, Indonesia, 31 Agustus 2022.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — TikTok membantah rumor yang menyebutkan bahwa platform perdagangan elektronik Tokopedia akan ditutup dan digantikan oleh TikTok Shop. Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), juru bicara TikTok menegaskan informasi tersebut tidak benar.
“Kami mendengar rumor mengenai masa depan Tokopedia. Rumor tersebut tidak benar. Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia,” ujar juru bicara TikTok.
Ia menambahkan, Tokopedia akan tetap beroperasi secara penuh dengan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna.
Rumor mengenai rencana penutupan Tokopedia sebelumnya beredar di platform media sosial X. Akun @ecommurz, yang dikenal kerap membagikan informasi seputar perdagangan elektronik dan teknologi, mengunggah kabar terkait isu tersebut.
Dalam unggahan pada Kamis (29/1), pemilik akun tersebut menuliskan pernyataan sebagai berikut:
“Words from friends in Tokopedia, they going to kill Tokopedia app and TikTok Shop will have their own separated app.”
(Kabar dari teman-teman di Tokopedia, mereka akan menutup aplikasi Tokopedia dan TikTok Shop akan memiliki aplikasi terpisah sendiri).
Menanggapi rumor tersebut, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan akan memantau perkembangan kasus dan berkoordinasi dengan kementerian serta instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik yang merugikan konsumen dalam proses transformasi platform perdagangan digital.
“Konsumen tidak boleh diam. Negara hadir melalui BPKN untuk memastikan hak-hak konsumen digital tetap terlindungi,” kata Ketua BPKN Mufti Mubarok saat dihubungi, Selasa (3/2).
sumber : ANTARA

3 weeks ago
19



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)












