SAR Palembang cari bocah tenggelam di Sungai Selabung OKU Selatan.
REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG, – Tim SAR Palembang tengah melakukan pencarian terhadap seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun bernama Ardiansyah bin Sapari yang dilaporkan tenggelam di Sungai Selabung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 19.15 WIB dan langsung menerjunkan satu tim penyelamat ke lokasi. Satu korban lain dalam insiden ini, Rahmat Kuncoro bin Satiro (10), telah ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi meninggal dunia.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan Basarnas, peristiwa bermula saat kedua korban bersama adik mereka masing-masing pergi bermain dan berenang di Sungai Selabung sepulang sekolah. Diduga kuat, Ardiansyah dan Rahmat terseret arus sungai yang deras hingga akhirnya hilang tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, kedua adik korban langsung berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Sekitar pukul 16.50 WIB, warga berhasil menemukan Rahmat Kuncoro dalam keadaan tidak bernyawa, sementara keberadaan Ardiansyah hingga kini masih belum diketahui.
Upaya Pencarian oleh Tim Gabungan
Dalam operasi SAR ini, tim gabungan menyisir permukaan air menggunakan perahu rafting dengan radius area pencarian mencapai 10 kilometer dari titik awal kejadian. Petugas juga telah menyiapkan rencana penyelaman di sekitar tempat kejadian perkara jika kondisi arus dan jarak pandang memungkinkan.
Raymond menegaskan bahwa jajarannya mengerahkan upaya maksimal dalam pencarian korban dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Menanggapi insiden tersebut, Basarnas mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar wilayah perairan. Para orang tua diminta memperketat pengawasan dan melarang anak-anak berenang di sungai tanpa pendampingan orang dewasa, terutama saat arus sungai sedang deras. Masyarakat yang mengetahui atau menghadapi situasi darurat dapat segera menghubungi layanan Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang beroperasi 24 jam.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

6 hours ago
8







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536549/original/029350900_1774329970-pexels-elletakesphotos-5764077.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559034/original/060735700_1776504757-pexels-loquellano-16123121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533152/original/011571400_1773724986-view-delicious-goulash-with-herbs.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553455/original/015319200_1775973861-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_12.56.06.jpeg)
