Warner Bros Discovery kembali menolak tawaran terbaru dari Paramount Skydance karena dinilai terlalu berisiko dan berpotensi membebani keuangan perusahaan. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warner Bros Discovery kembali menolak tawaran terbaru dari Paramount Skydance karena dinilai terlalu berisiko dan berpotensi membebani keuangan perusahaan. Dewan direksi Warner Bros menegaskan tetap mendukung proposal dari Netflix sebagai opsi yang lebih aman.
Dalam penjelasannya, Warner Bros menyebut tawaran Paramount sebagai akuisisi berbasis utang yang berisiko tinggi. Dewan menilai skema tersebut menimbulkan risiko signifikan bagi perusahaan, baik dari sisi keuangan maupun kepastian penyelesaian transaksi.
Warner Bros mengungkapkan dewan direksi telah menggelar rapat pada Selasa (6/1/2026) untuk menelaah tawaran terbaru Paramount. Hasilnya, dewan secara bulat mempertahankan keputusan sebelumnya pada 17 Desember untuk menolak proposal tersebut dan tetap mendukung penawaran Netflix senilai 82,7 miliar dolar AS.
Salah satu alasan utama penolakan adalah besarnya beban utang yang harus ditanggung jika kesepakatan dengan Paramount dilanjutkan. Warner Bros menilai Paramount akan sangat terbebani karena harus menanggung sekitar 54 miliar dolar AS utang, termasuk mengambil alih sekitar 33 miliar dolar AS utang yang saat ini dimiliki Warner Bros.
Dalam surat kepada pemegang saham, dewan mengakui terdapat sejumlah perbaikan dalam tawaran terbaru Paramount, seperti perubahan struktur pembiayaan, adanya jaminan pribadi dari keluarga Ellison, serta kenaikan denda pembatalan transaksi menjadi 5,8 miliar dolar AS jika kesepakatan gagal ditutup. Namun, dewan menilai perbaikan tersebut belum cukup menghilangkan risiko utama.
“Paramount terus mengajukan penawaran yang masih mengandung banyak kelemahan yang sebelumnya telah berulang kali kami sampaikan,” tulis dewan direksi dalam surat tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (8/1/2026).
Warner Bros juga menegaskan bahwa kelemahan serupa tidak ditemukan dalam kesepakatan dengan Netflix, termasuk soal penanggungan biaya pembatalan dan fleksibilitas pengelolaan utang.

22 hours ago
6















































