REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Sebanyak 6.120 mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Jawa Barat diperkenalkan dan didorong menjadi penggerak pelestarian lingkungan. Sebab, generasi muda memiliki peran vital dalam upaya pelestarian alam dan penciptaan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Rektor Unjani Cimahi Prof. Dr. Agus Subagyo mengatakan, kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswanya untuk membangun kesadaran dan karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan.
"Bagi kami, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan di sekitarnya, mengambil peran, dan menghadirkan solusi," kata Agus, Senin (21/9/2026).
Sehingga pihaknya berharap mahasiswa Unjani dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian, kepemimpinan, serta keberanian untuk menginisiasi aksi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan," ujar Agus.
Director-Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara mengatakan, kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan semakin meningkat, tetapi masih menghadapi sejumlah hambatan hambatan untuk menerjemahkannya menjadi tindakan nyata.
"Kami melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan dengan ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan mengambil tindakan nyata," kata Mutiara.
Untuk mengimplementasikan kepedulan dan peran anak muda terhadap lingkungan itu, pihaknya melalui Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) mengembangkan program Green Campus Sadar Lingkungan. Mereka menyasar mahasiswa agar mentransformasi kepedulian terhadap lingkungan menjadi aksi nyata dan berkelanjutan di lingkungan kampus.
Generasi muda itu dikenalkan secara bertahap tengang isu lingkungan melalui green orientation, pelatihan narasi jumalisme melalui green narrative, penguatan kepemimpinan dalam green leader conference, hingga implementasi gagasan melalui Green Impact Project.
"Program ini dirancang untuk melahirkan Environmental Champion, yaitu agen perubahan yang memiliki kemampuan untuk merancang, melaksanakan, dan mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan yang memberikan dampak langsung bagi kampus," ujar dia.
Melalui Green Campus Sadar Lingkungan, pihaknya mendorong 6.120 mahasiswa Unjani Cimahi dan generasi muda lainnya menjadi penggerak yang berani mengidentifikasi persoalan di sekitarnya, mengembangkan gagasan, dan menerjemahkannya menjadi aksi.
"Karena menjadi environmental champion tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu ide, satu langkah, dan satu aksi nyata yang dilakukan bersama dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar," kata dia.

2 hours ago
5















































