AS Siapkan Serangan Darat, Iran: Ayo Mendekatlah

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Pentagon dilaporkan sedang mengembangkan opsi militer untuk di Iran yang dapat mencakup penggunaan pasukan darat dan kampanye pengeboman besar-besaran. Pihak-pihak di Iran menyatakan sudah siap menghadapi skenario tersebut dan menantang pasukan AS mendekat.

Ali Akbar Ahmadian, seorang pejabat senior Iran yang terkait dengan lembaga keamanan negara itu, mengatakan Iran telah menghabiskan lebih dari dua dekade mempersiapkan perang asimetris dan sedang menunggu pasukan AS memasuki “titik yang ditentukan”, yang menandakan kesiapan untuk konfrontasi langsung. 

“Sekarang, kami hanya punya satu pesan untuk tentara Amerika: Mendekatlah,” kata Ahmadian dalam pernyataan yang dilansir kemarin.

Sementara, Axios mengutip dua pejabat AS dan dua sumber lainnya mengatakan rencana serangan darat disiapkan untuk menekan Iran untuk membuka Selat Hormuz. Iran telah menutup jalur laut yang vital bagi distribusi migas dunia itu sebagai balasan atas serangan ilegal AS-Israel sejak 28 Februari yang kini telah menewaskan hampir 2.000 warga Iran.

Beberapa pejabat AS berpendapat bahwa unjuk kekuatan besar-besaran untuk mengakhiri pertempuran akan menciptakan lebih banyak pengaruh dalam perundingan damai atau sekadar memberi Trump sesuatu untuk dijadikan acuan dan menyatakan kemenangan. 

Namun, Iran juga diyakini memiliki kemampuan untuk menentukan. bagaimana perang ini akan berakhir. Banyak skenario yang sedang dibahas akan berisiko memperpanjang dan mengintensifkan perang ketimbang membawanya ke kesimpulan yang dramatis.

Dalam wawancara dengan Axios, para pejabat dan sumber yang mengetahui diskusi internal tersebut menjelaskan empat opsi serangan yang dapat dipilih Trump. Pertama, menyerang atau memblokade Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran. 

Selanjutnya, menyerang Larak, sebuah pulau yang membantu Iran memperkuat kendalinya atas Selat Hormuz. Pos terdepan strategis ini menampung bunker Iran, kapal serang yang dapat meledakkan kapal kargo, dan radar yang memantau pergerakan di selat tersebut. 

Opsi berikutnya adalah merebut pulau strategis Abu Musa dan dua pulau kecil, yang terletak di dekat pintu masuk barat selat tersebut dan dikendalikan oleh Iran tetapi juga diklaim oleh UEA, dan emblokir atau menyita kapal yang mengekspor minyak Iran di sisi timur Selat Hormuz. 

Militer AS juga telah menyiapkan rencana operasi darat jauh di dalam wilayah Iran untuk mengamankan uranium yang diperkaya tinggi yang terkubur di dalam fasilitas nuklir.  AS juga menyiapkan opsi melakukan serangan udara skala besar terhadap fasilitas tersebut untuk mencoba mencegah Iran mengakses material tersebut.

Read Entire Article
Food |