Bandara Dhoho Berpeluang Jadi Embarkasi, Pemkab Kediri Siapkan Hotel Haji

4 hours ago 10

Dua anak bermain di Bandara Dhoho Kediri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (18/6/2025). Bandara berstandar internasional tersebut dipastikan akan mengalami kekosongan penerbangan hingga 31 Juli 2025 karena maskapai Citilink yang merupakan maskapai satu-satunya yang beroperasi di Bandara Dhoho Kediri sedang dalam masa pemeliharaan dan perbaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, menyiapkan lahan untuk rencana pembangunan hotel bagi calon jamaah haji menyusul rencana pemanfaatan Bandara Dhoho sebagai pendukung pengembangan layanan haji.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan rencana pembangunan hotel haji tersebut perlu dipersiapkan secara matang mengingat fasilitas itu direncanakan menjadi yang pertama di Indonesia.

"Harus dipikirkan juga di luar musim haji supaya tidak hanya sekadar bangunan yang berdiri melayani musim haji. Begitu musim haji selesai, kan juga harus tetap bermanfaat," katanya di sela peninjauan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan hotel haji di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Selasa (21/7/2026).

Hanindhito mengatakan keberadaan hotel haji nantinya diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan di luar periode penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut dia, perencanaan yang matang sangat penting. Karena itu, perencanaan tidak hanya berfokus pada kebutuhan saat musim haji, tetapi juga harus mempertimbangkan pemanfaatan bangunan di luar musim haji.

Sesuai rencana, Pemkab Kediri menyiapkan lahan yang berada tidak jauh dari Bandara Dhoho Kediri. Lokasi tersebut menjadi salah satu kawasan yang disiapkan untuk mendukung rencana pengembangan layanan embarkasi haji di Jawa Timur bagian selatan.

"Lahan seluas 55.000 meter persegi. Kalau nanti disetujui oleh Kementerian Haji dan Umrah, itu akan dijadikan hotel haji," katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |