REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan bahwa bangkai Kapal Virgo Transport 8 kini berada di kedalaman sekitar 30 meter di dasar perairan Laut Jawa. Posisi kapal yang relatif dangkal ini menjadi pertimbangan utama dalam rencana penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan upaya penarikan bangkai kapal nahas tersebut.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, kondisi kapal yang telah tenggelam dan diam di dasar laut justru dinilai lebih baik oleh rekan-rekan dari TNI Angkatan Laut. “Sebenarnya kalau dalam kondisi penanganan kecelakaan seperti ini, dari teman-teman TNI Angkatan Laut, malah kalau perlu tenggelam di dasar akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam,” kata Syafii dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9) malam.
Meski demikian, Basarnas tengah memikirkan upaya untuk menarik kapal tersebut sebagai bagian dari rencana penanganan. Untuk sementara waktu, fokus utama operasi masih dimaksimalkan pada pencarian korban di permukaan air. “Tentu kita masih sangat berharap agar segera ditemukan korban-korban dalam kondisi selamat,” ujar Syafii.
Pergeseran Sektor Pencarian
Operasi pencarian pada hari kedua ini dilaksanakan dengan membagi area menjadi enam sektor peta. Namun, Syafii menyebutkan bahwa pembagian sektor tersebut kemungkinan akan bergeser pada pelaksanaan operasi berikutnya. Pergeseran ini akan didasarkan pada hasil pemetaan pencarian terkini. “Kemungkinan kita akan bergeser besok dan nanti akan dikirimkan dari SAR Map yang dihasilkan dari Basarnas Command Center,” jelasnya.
Update Korban: 129 Orang Masih Hilang
Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, operasi SAR telah menemukan total 114 korban. Rinciannya, sebanyak 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang.
Dari total korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang jasadnya telah diserahterimakan kepada pihak keluarga. Satu korban meninggal lainnya dievakuasi melalui Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan. Sementara itu, 26 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi kejadian menuju Pelabuhan Trisakti, yang terdiri dari 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.
Diberitakan sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut sedang dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

8 hours ago
20
















































