Ucap 'Free Palestine', Macklemore Didepak dari Konser Ed Sheeran

3 hours ago 6

Rapper Macklemore. Macklemore secara resmi dikeluarkan dari rangkaian tur konser musisi asal Inggris Ed Sheeran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapper Macklemore secara resmi dikeluarkan dari rangkaian tur konser musisi asal Inggris Ed Sheeran. Keputusan ini mengemuka setelah Robert Kraft, pemilik klub New England Patriots sekaligus pemilik kawasan Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts, diduga menggalang gerakan boikot di kalangan pemilik stadion di Amerika Serikat.

Melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Macklemore mengungkapkan bahwa Ed Sheeran sempat dihubungi secara langsung oleh pihak Kraft Entertainment + Sports Group. Dalam komunikasi tersebut, Sheeran diberitahu bahwa Macklemore tidak lagi diterima untuk tampil di Gillette Stadium. Tak hanya itu, tekanan yang dihadapi Sheeran ternyata jauh lebih luas dari sekadar satu venue.

"Ed juga memberi tahu saya bahwa Kraft telah menggalang beberapa pemilik stadion lainnya dan secara kolektif mereka memberinya ultimatum jika Macklemore tetap berada dalam tur, Anda tidak akan diizinkan tampil di venue kami," tulis Macklemore dikutip dari akun @macklemore.

Keputusan dari pihak pengelola venue ini diambil menyusul aksi panggung dan penyataan yang disampaikan Macklemore saat tampil di New Jersey. Dilansir laman NBC News pada Selasa (15/9/2026), Robert Kraft, menyatakan langkah ini diambil akibat riwayat narasi dan citra dari sang rapper yang dinilai melukai perasaan komunitas Yahudi secara mendalam. Pihaknya menyebut Gillette Stadium selalu berupaya menciptakan lingkungan yang ramah dan terbuka bagi seluruh tamu.

"Saya akan menyambut baik kesempatan untuk duduk bersama Macklemore dan mendiskusikan fakta-fakta yang ada, karena pada akhirnya tujuan kita sama, perdamaian bagi semua orang, penghentian penderitaan, dan pengakhiran segala bentuk kebencian," ujar Kraft.

Ia mengatakan keputusan tersebut sama sekali bukan bentuk upaya membungkam advokasi terhadap warga Palestina atau mengecilkan penderitaan mereka. Kraft menuding Hamas adalah pihak yang bertanggung jawab atas penderitaan besar yang dialami warga Palestina maupun Israel.

Di sisi lain, pencoretan ini menempatkan Ed Sheeran dalam situasi yang amat rumit. Macklemore menceritakan bahwa ia dan Sheeran, yang ia anggap sebagai sahabat, sempat melakukan diskusi yang cukup berat selama seminggu terakhir. Namun, diskusi tersebut berakhir pada titik ketidaksepakatan. Sheeran disebut memilih untuk tetap menjadi figur publik yang apolitik demi menjaga jalannya tur dan kenyamanan penggemarnya.

"Dia memberi tahu saya bahwa kata-kata 'Free Palestine' dan gambar bendera Palestina menyakiti banyak orang yang bicara dengannya. Saya katakan kepadanya bahwa jika kata-kata itu terasa lebih menyinggung daripada puluhan ribu anak-anak Palestina yang tewas oleh Israel, maka ada ketidakserasian mendasar antara posisi orang-orang tersebut dan posisi saya," kata Macklemore. 

Read Entire Article
Food |