BI Diperkirakan Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah Menguat

5 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memproyeksikan Bank Indonesia (BI) bakal mempertahankan suku bunga acuan/BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2026. BI dijadwalkan akan mengumumkan hasil kebijakan suku bunganya pada hari ini, Rabu (23/9/2026) pukul 14.00 WIB.

“Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,75 persen pada September 2026,” tulis riset LPEM FEB UI, Rabu (23/9/2026).

Proyeksi tersebut di antaranya dikarenakan faktor tingkat inflasi yang mengalami kenaikan pada Agustus 2026 serta semakin menyempitnya surplus neraca perdagangan Indonesia hingga Juli 2026.

“Inflasi meningkat menjadi 3,19 persen year on year (yoy) pada Agustus 2026 dari 2,88 persen (yoy) pada Juli 2026, terutama didorong oleh kenaikan inflasi komponen harga bergejolak,” terangnya.

Adapun, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 121,9 juta dolar AS pada Juli 2026 dari defisit sebesar 450,5 juta dolar AS pada Juni 2026. Namun, surplus kumulatif Januari–Juli 2026 sebesar 3,70 miliar dolar AS tercatat 84,4 persen (yoy) lebih rendah dibandingkan 23,77 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun 2025.

“Dari sisi eksternal, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75–4,00 persen pada 16 September 2026, kenaikan pertama sejak Juli 2023, di tengah kembali meningkatnya konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak Brent menembus 100 dolar AS per barel,” lanjutnya.

Sementara itu, mengenai kondisi rupiah, secara kumulatif Mata Uang Garuda telah terdepresiasi sebesar 6,8 persen secara year to date (ytd). Itu terjadi meskipun sempat menguat dalam beberapa bulan terakhir dan berada pada kisaran Rp 17.500–Rp 17.600 per dolar AS pada minggu kedua September 2026, sebelum pasar keuangan mencatatkan arus modal keluar seiring menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Di sisi lain, cadangan devisa tercatat sebesar 146,5 miliar dolar AS pada Agustus 2026. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 145,3 miliar dolar AS.

“Dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan tersebut, kami berpandangan bahwa Bank Indonesia sebaiknya mempertahankan suku bunga acuannya di 5,75 persen pada RDG September 2026, dengan kenaikan lebih lanjut tetap menjadi opsi pada akhir tahun apabila kondisi eksternal memburuk,” tegasnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |