REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Pramono Anung memberi sinyal kuat bahwa jalur LRT Jakarta bakal diperpanjang hingga kawasan PIK 2 dan terkoneksi langsung ke Bandara Internasional Soekarno–Hatta.
Menariknya, ide itu muncul bukan dalam rapat resmi Pemprov, melainkan saat Pramono menghadiri peresmian klenteng Tian Fu Gong di PIK, Minggu.
Di depan para tamu undangan, Pramono mengungkap momen “bisik-bisik” dengan petinggi Agung Sedayu Group.
“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” kata Pramono pada Ahad (17/5/2026).
Rute yang Sedang Disiapkan
Kalau benar terealisasi, jalurnya bakal panjang dan strategis banget.
Skemanya kira-kira seperti ini:
Velodrome → Manggarai → Tanjung Priok → JIS → Ancol → PIK 2 → Bandara Soetta
Artinya, warga nantinya bisa naik LRT dari Jakarta Timur sampai bandara tanpa harus gonta-ganti kendaraan terlalu banyak.
Pramono menyebut konsep ini sebagai penyempurnaan “loop Jakarta”, yakni sistem transportasi massal yang saling tersambung penuh.
Saat ini, menurut dia, konektivitas transportasi Jakarta baru mencapai sekitar 93 persen.
“Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan,” ujarnya.
Detail Kecil yang Menarik: Jalur ke Ancol Sudah Kantongi Izin
Ada satu detail penting yang luput dari perhatian banyak orang.
Pramono mengatakan trase LRT menuju kawasan utara Jakarta sebenarnya sudah mendapat izin pemerintah pusat sampai Ancol. Artinya, sebagian fondasi regulasinya ternyata sudah siap.
Ini berarti pekerjaan besar berikutnya tinggal menyambungkan:
Ancol ke PIK 2
lalu PIK 2 ke Bandara Soetta
Kalau benar dibangun, ini bisa jadi salah satu proyek transportasi paling ambisius Jakarta setelah MRT lintas utara-selatan.
sumber : Antara

13 hours ago
8











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210295/original/020455400_1746503932-cef51a0b-171c-465c-b961-0b620c5bafe2.jpg)



