Di Tengah Penangguhan RI Masuk BoP, Media Israel Ungkap 500 Personel TNI akan ke Gaza

7 hours ago 5

Prajurit dari Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-F Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central Afrika Republic (Minusca CAR) melakukan yel yel saat tiba di Markas Kodam Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Aceh, Jumat (16/10/2020). Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-F Minusca CAR yang berjumlah 200 personel dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU itu tiba di tanah air setelah selama setahun bertugas bersama pasukan PBB dalam misi perdamaian di Kongo, Afrika Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID,JERUSSALEM — Media pemberitaan di Israel mengabarkan tentang rencana Indonesia yang tetap akan mengerahkan pasukan militernya ke Gaza, Palestina.

Haaretz, pada Rabu (18/3/2026), mengabarkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tetap pada rencana menerjukan 500 Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza untuk melucuti persenjataan faksi pejuang Hamas. Meski demikian, menurut Hareetz, tentara pendudukan Israel atau IDF meragukan kemampuan pasukan militer Indonesia itu. 

“Indonesia akan tetap mengerahkan 500 tentaranya ke Gaza untuk melucuti senjata Hamas di tengah keraguan Israel,” begitu judul berita utama Hareetz pada Rabu (18/6/2026).

Dalam berita itu dikatakan, IDF kembali mengingatkan tentang Hamas yang mulai membangun kembali kemampuan perlawanan bersenjatanya terhadap Israel. Hamas, dikatakan mulai membangun kembali terowongan-terowongan yang selama ini dijadikan lokasi untuk penyerbuan militer Israel.

“Dalam beberapa pekan terakhir, IDF telah memperingatkan bahwa Hamas sedang membangun kembali kemampuannya secara lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, dan intelijen menunjukkan bahwa kelompok tersebut, telah memulai kembali pembangunan terowongan-terowongan,” begitu dalam berita Hareetz.

Masih mengacu pemberitaan itu, di tengah keraguan militer Israel atas kemampun TNI, Presiden Prabowo tetap akan melanjutkan rencana pengerahan ke Gaza untuk melucuti Hamas.

Hareetz melaporkan, TNI akan tiba di Gaza paling lambat pada Mei 2026. “Sekitar 500 tentara Indonesia diperkirakan akan memasuki Gaza pada bulan Mei untuk membantu upaya pelucutan persenjataan Hamas, meskipun para pejabat militer Israel telah menyatakan keraguan tentang kemampuan tentara Indonesia untuk melakukan itu (pelucutan senjata Hamas),” begitu tulis Hareetz.

Read Entire Article
Food |