FH Unhas Jajaki Kolaborasi dengan UNODC untuk Penguatan Penegakan Hukum

13 hours ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) secara resmi menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan Regional Office for Southeast Asia and the Pacific. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat penegakan hukum melalui sinergi antara dunia akademik dan lembaga internasional.

Dekan FH Unhas, Hamzah Halim, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring akademik. Pertemuan tersebut berlangsung di Bangkok, Thailand, pada hari Rabu.

“Kami melihat banyak ruang yang dapat dikembangkan bersama, terutama pada pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas yang memiliki relevansi langsung dengan persoalan penegakan hukum,” ujar Hamzah Halim dalam keterangan yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan.

Tawaran Program Kolaborasi

Dalam pertemuan tersebut, FH Unhas menawarkan sejumlah bentuk kolaborasi konkret. Program yang diusulkan meliputi magang mahasiswa, pelatihan profesional, penelitian bersama, seminar, serta pertukaran akademik.

Kehadiran ahli dan pejabat UNODC dalam kegiatan akademik di kampus juga menjadi salah satu peluang yang dibahas secara intensif. Para pakar tersebut dapat berperan sebagai dosen tamu, pembicara, maupun pelatih.

Perkenalan Pusat Riset Unggulan

FH Unhas turut memperkenalkan Research Center for Prosecution, sebuah pusat riset yang telah berdiri lebih dari satu dekade. Pusat studi ini menjadi wadah pengembangan kajian di bidang penuntutan dan penegakan hukum yang dapat mendukung kerja sama akademik dan penelitian.

Selain itu, fakultas juga memperkenalkan "Research Center for Police Forces" yang baru saja diresmikan. Pusat riset ini merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas riset di bidang kepolisian.

“Yang kami harapkan bukan hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi menghasilkan kegiatan yang dapat memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan institusi penegak hukum,” tegas Hamzah.

Sebagai tindak lanjut dari penjajakan ini, FH Unhas telah mengundang tim UNODC untuk berkunjung ke Makassar. Kunjungan tersebut direncanakan untuk membahas prioritas kerja sama secara lebih mendetail.

UNODC merupakan organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki mandat membantu negara anggota dalam menghadapi persoalan narkotika, kejahatan, dan terorisme. Lembaga ini juga fokus pada isu kejahatan terorganisasi transnasional, pemberantasan korupsi, pencegahan kejahatan, serta penguatan sistem peradilan pidana. Untuk kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, kantor regional UNODC berkedudukan di Bangkok.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |