First Look Film Ratu Malaka, Kerajaan Bayangan Penuh Mistik Garapan Angga Dwimas Sasongko

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Visinema kembali menghentak industri perfilman Tanah Air. Kali ini, Visinema hadir dengan visi terbaru sutradara Angga Dwimas Sasongko melalui peluncuran first look film Ratu Malaka. Setelah sempat memberikan bocoran karakter pada ajang JAFF 2025, materi visual perdana ini resmi dibagikan.

Perilisan gambar-gambar adegan seolah menjadi gerbang pembuka bagi penonton untuk mulai mengintip "kerajaan bayangan" yang penuh imajinasi, sebuah dunia yang direncanakan akan menyapa layar lebar pada 2027. Dunia Ratu Malaka bukanlah sekadar latar tempat biasa, melainkan sebuah semesta aksi kriminal yang dibalut elemen mistis yang kental.

Visinema mendeskripsikan karya ini sebagai sebuah tatanan struktur fiksi yang memiliki hukum dan ritualnya sendiri.  “Hari ini, Ratu Malaka membuka pintunya untuk pertama kali. Ini adalah first look dari dunia yang lahir dari visi dan imajinasi Angga Sasongko, sebuah kerajaan bayangan, di mana kekuasaan disusun oleh hukum, ritual, dan mitosnya sendiri, serta dibentuk oleh pilihan paling gelap manusia,” tulis Visinema dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Senin (12/1/2026).

Deskripsi ini menjanjikan pengalaman sinematik yang misterius dan sarat ketegangan, di mana moralitas manusia diuji dalam kegelapan. Secara visual, foto-foto yang dirilis memperlihatkan jajaran aktor papan atas dalam balutan karakter yang sangat kuat.

Marcella Zalianty tampil begitu dominan, duduk di antara figur-figur yang memancarkan aura ancaman dan kekuasaan absolut. Di sisi lain, Claresta Taufan yang menandai debutnya di genre aksi terlihat berada dalam tekanan besar saat berhadapan dengan Wulan Guritno yang tampil dingin dan mengintimidasi. Tidak ketinggalan, Dion Wiyoko hadir dengan pose mengesankan sambil memegang senjata di tengah situasi yang dipenuhi percikan ketegangan fisik.

Film ini memiliki arti khusus bagi Angga Dwimas Sasongko. Setelah dua tahun terakhir lebih banyak mencurahkan energinya sebagai pimpinan Visinema Group, Ratu Malaka menjadi proyek kembalinya sang sutradara ke genre aksi setelah kesuksesan Mencuri Raden Saleh dan 13 Bom di Jakarta.

Angga mengakui proyek ini adalah salah satu yang paling menantang sepanjang kariernya. “Ratu Malaka menuntut pendekatan world building yang intensif. Di sini, kami membangun dunia imajinasi yang utuh, dengan aturan, struktur kekuasaan, dan lapisan mistisnya sendiri. Malaka hadir lebih dari latar, namun menjadi dunia yang hidup dan menentukan pilihan setiap karakternya,” ujar Angga selaku sutradara sekaligus penulis naskah.

Fondasi cerita film ini dibangun di atas sejarah luka, mitos, dan relasi kekuasaan yang kompleks. Kekuatan narasi tersebut diperkuat dengan naskah garapan Angga bersama Irfan Ramli, penulis pemenang Piala Citra.

Selain deretan pemeran utama, film ini juga didukung oleh nama-nama besar seperti Jihane Almira, Lutesha, Ganindra Bimo, Wafda Saifan, hingga aktor kawakan seperti Verdi Solaiman. Untuk memastikan aksi yang dihadirkan setara dengan standar internasional, Visinema menggandeng Chan Man-ching, koordinator stunt yang berpengalaman dalam film Jackie Chan seperti Rush Hour, untuk berkolaborasi dengan talenta lokal Reza Hilman. Perpaduan imajinasi liar dan aksi fisik yang matang ini menjadikan Ratu Malaka sebagai salah satu film yang paling dinantikan pada 2027.

Read Entire Article
Food |