Petugas menata koper jamaah haji kloter pertama saat tiba di asrama haji Banda Aceh, Aceh, Senin (15/6/2026). Sebanyak 393 jamaah haji kloter pertama asal kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar tiba di tanah air setelah menunaikan ibadah di tanah suci.

Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Passenger Handling Garuda Indonesia, Taufik Akbar, memberikan pengarahan kepada jamaah haji YIA 12 terkait barang yang harus diperhatikan saat proses keberangkatan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Selasa (16/6/2026).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penempatan power bank. Ia mengingatkan perangkat tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam koper.
"Power bank tidak boleh disimpan di dalam koper," katanya kepada wartawan Media Center Haji (MCH).
Taufik meminta seluruh jamaah yang membawa power bank untuk menyimpannya di tas jinjing masing-masing. Menurut dia, ketentuan tersebut harus dipatuhi oleh seluruh penumpang yang memiliki perangkat itu. Karena itu, ia berulang kali mengingatkan agar power bank tidak tercampur dengan barang di koper bagasi.
"Simpan di tas jinjing masing-masing," ujarnya.
Selain power bank, Taufik juga mengingatkan jamaah mengenai benda-benda logam yang menempel di tubuh. Ia menyebut cincin, jam tangan, gelang haji, hingga ikat pinggang berlogam perlu dilepas sebelum pemeriksaan keamanan. Seluruh barang tersebut diminta disimpan di dalam tas jinjing.

2 hours ago
3































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)
