Menhub: Dana Rp4 Triliun dari Presiden untuk Keselamatan Kereta Api

3 hours ago 5

Menhub: Dana Rp4 triliun dari Presiden perkuat keselamatan KA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan alokasi dana Rp4 triliun dari Presiden Prabowo Subianto digunakan untuk memperkuat keselamatan perkeretaapian di Indonesia. Dana ini akan dioptimalkan untuk peningkatan fasilitas perlintasan serta pembangunan flyover dan underpass di berbagai daerah.

Dudy menyatakan bahwa anggaran sebesar Rp4 triliun tersebut lebih dari cukup untuk mendukung program peningkatan keselamatan perkeretaapian. Berdasarkan perhitungan Kementerian Perhubungan, kebutuhan anggaran yang diperlukan saat ini diperkirakan sekitar Rp800 miliar khusus untuk mengatasi perlintasan sebidang yang bermasalah.

Sisa dana dari alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendukung keselamatan, termasuk flyover dan underpass di lokasi prioritas. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keamanan perjalanan kereta api serta pengguna jalan.

Kementerian Perhubungan telah mengidentifikasi 1.638 lokasi yang memerlukan penguatan fasilitas keselamatan guna mendukung operasional perkeretaapian yang lebih andal. Menhub menjelaskan bahwa sisa dari dana tersebut akan diselaraskan dengan pembangunan infrastruktur di titik-titik yang memerlukan perhatian khusus.

Dalam rapat kerja Komisi V DPR RI, Menhub menyebutkan komitmen bersama dengan PT KAI, Danantara, BP BUMN, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah dimulai sejak 5 Mei 2026. Mereka berencana menutup 172 perlintasan sebidang yang berisiko tinggi dan mempercepat peningkatan keselamatan di lokasi prioritas nasional.

Total investasi yang akan dialokasikan untuk peningkatan keselamatan pada 1.638 lokasi perlintasan sebidang prioritas mencapai Rp842,48 miliar, yang mencakup kebutuhan petugas penjaga perlintasan, pembangunan pos jaga, dan fasilitas pendukung mekanikal serta elektrikal.

Saat ini, terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia, termasuk 2.771 perlintasan terdaftar dan 903 perlintasan tidak terdaftar. Evaluasi menunjukkan bahwa 172 perlintasan direkomendasikan untuk ditutup karena lebar jalan kurang dari 2 meter, sementara 1.638 lokasi lainnya perlu ditingkatkan keselamatannya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |