Pakar UGM Sebut PLTP Gunung Ungaran akan Perkuat Pasokan Listrik Jateng

5 hours ago 6

Wisatawan melintasi lokasi semburan uap belerang yang keluar dari kawah di lereng Gunung Ungaran, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026). Kementerian ESDM telah menerbitkan izin Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran kepada PT PLN (Persero) untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebagai bagian dari pengembangan energi baru dan energi terbarukan (EBT), sekaligus mendorong terobosan energi bersih untuk memperkokoh kedaulatan dan kemandirian energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran dinilai mendesak untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Tengah. Pembangkit berkapasitas 55 Megawatt (MW) itu berpotensi menyediakan listrik secara stabil dari sumber energi bersih.

Kepala Geothermal Research Center (GRC) sekaligus dosen panas bumi Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Pri Utami, mengatakan panas bumi memiliki keunggulan karena mampu menghasilkan listrik secara konsisten.

“PLTP menghasilkan listrik stabil untuk memenuhi beban dasar dari energi bersih,” ujar Pri, dalam keterangannya ke media di Jakarta, Rabu (16/9/2026). 

Menurut dia, karakter tersebut penting bagi sistem kelistrikan yang semakin banyak memanfaatkan energi terbarukan. Kehadiran PLTP Gunung Ungaran juga berpotensi menambah pasokan listrik bagi masyarakat dan mendukung berbagai kegiatan produktif.

“PLTP Gunung Ungaran yang direncanakan beroperasi dengan kapasitas 55 MW akan mampu menambah suplai listrik bagi ribuan rumah tangga. Listrik itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif guna meningkatkan kesejahteraan,” kata Pri.

Pri menilai lokasi Gunung Ungaran di kawasan Semarang-Kendal memiliki posisi strategis dalam sistem kelistrikan Jawa Tengah.

“Kehadiran pembangkit baru di kawasan tersebut berpotensi memperkuat jaringan listrik Jawa Tengah dan mengurangi kebutuhan pasokan dari luar wilayah,” ujarnya.

Pengembangan PLTP Gunung Ungaran juga penting untuk memperkuat keragaman sumber energi terbarukan. Pemanfaatan panas bumi dapat mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil sekaligus mendukung upaya menurunkan emisi gas rumah kaca.

Selain memasok listrik untuk rumah tangga dan kegiatan ekonomi, energi dari PLTP juga dapat mendukung dekarbonisasi sektor transportasi. Salah satunya melalui pemanfaatan listrik untuk mengisi baterai kendaraan listrik.

Menurut Pri, urgensi pengembangan PLTP Gunung Ungaran tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan energi. Proyek tersebut juga berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan kegiatan ekonomi di sekitar wilayah pembangkit.

Read Entire Article
Food |