Pakistan-Afghanistan Perang Terbuka, Seratus Lebih Tewas

3 hours ago 4

Pejabat keamanan Taliban berjaga saat upacara menyambut kembalinya dua tahanan terakhir warga Afghanistan di Teluk Guantanamo di bandara Kabul di Kabul, Afghanistan, 12 Februari 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyatakan "perang terbuka" terhadap pemerintah Afghanistan pada Jumat dini hari. Sementara pesawat Pakistan melancarkan serangan udara yang menargetkan ibu kota Afghanistan, Kabul dan provinsi Kandahar dan Paktika.

Dilansir Aljazirah, serangan Pakistan ini disebut sebagai tanggapan atas serangan militer yang dilancarkan Afghanistan beberapa jam sebelumnya di wilayah perbatasan antara kedua negara. Sebagai tanggapan, Afghanistan mengulangi serangannya terhadap pasukan Pakistan di sepanjang perbatasan bersama mereka pada hari Jumat, setelah Islamabad melancarkan serangan di kota Kabul dan Kandahar. 

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, berbicara di platform X, mengatakan bahwa kesabaran negaranya telah habis dan mereka sekarang akan melancarkan "perang terbuka". Dia menjelaskan bahwa Pakistan telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keadaan normal, baik secara langsung maupun melalui negara-negara sahabat, dan telah melakukan upaya diplomasi yang intensif.

Menteri Pakistan melancarkan serangan sengit terhadap Taliban, mengingat mereka telah "menjadi agen India". Ia menambahkan bahwa setelah penarikan diri dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), ia memperkirakan Taliban akan fokus pada perdamaian, namun Taliban telah “mengubah Afghanistan menjadi koloni India,” dan menuduhnya “mengumpulkan teroris dari seluruh dunia dan mulai mengekspor terorisme.” 

Sementara itu, Menteri Penerangan Pakistan Attaullah Tarar mengumumkan bahwa posisi pertahanan Taliban di Kabul, Paktia, dan Kandahar telah menjadi sasaran. Menteri mengkonfirmasi bahwa 27 posisi Taliban telah dihancurkan dan sembilan lainnya direbut, dan mengumumkan bahwa 133 pejuang Taliban Afghanistan telah terbunuh dan lebih dari 200 lainnya terluka.

Read Entire Article
Food |