Pilihan Menu Takjil Rendah Gula Agar Tubuh Tetap Segar dan Anti Ngantuk

11 hours ago 2

Fimela.com, Jakarta - Lonjakan gula yang terlalu tinggi saat berbuka bisa memicu kondisi yang dikenal sebagai sugar crash atau hipoglikemia reaktif. Kondisi ini sering kali tidak disadari, tetapi dampaknya cukup terasa pada tubuh. 

Dilansir dari goodrx.com, setelah perut kosong selama berjam-jam, tubuh menerima asupan gula sederhana dalam jumlah besar sehingga kadar gula darah melonjak dengan cepat. Sayangnya, kenaikan ini tidak berlangsung lama. Tubuh akan merespons dengan melepaskan insulin dalam jumlah tinggi, yang kemudian menyebabkan kadar gula darah turun drastis dalam waktu singkat.

Penurunan gula darah yang tiba-tiba inilah yang membuat tubuh terasa lemas, mengantuk, pusing, bahkan sulit kembali fokus setelah makan. Tak jarang, rasa kantuk muncul justru saat ingin melanjutkan aktivitas malam seperti salat tarawih atau berkumpul bersama keluarga. Alih-alih merasa segar setelah memakan takjil, tubuh justru terasa berat dan kurang bertenaga.

Karena itu, memilih takjil rendah gula menjadi langkah yang lebih cerdas untuk menjaga energi tetap stabil. Mengutamakan makanan dengan kandungan serat, protein, dan gula alami dari buah dapat membantu tubuh menyerap energi secara perlahan, sehingga kadar gula darah tidak naik turun secara ekstrem. 

Dengan pilihan yang lebih seimbang, Sahabat Fimela tetap bisa menikmati momen berbuka dengan nyaman tanpa khawatir rasa kantuk datang terlalu cepat. Energi pun lebih terjaga untuk menjalani rangkaian ibadah dan aktivitas malam hari selama Ramadan.

1.Makanan Kukusan

Belakangan ini, tren makanan kukusan yang dipopulerkan Gen Z semakin menarik perhatian, termasuk sebagai pilihan takjil saat Ramadan. Berbeda dari jajanan gorengan yang cenderung berat dan tinggi lemak, aneka camilan kukus dinilai lebih ringan di perut dan tidak memicu lonjakan gula berlebih. 

Tak heran jika banyak pelaku usaha muda mulai menghadirkan kreasi bolu kukus, brownies kukus, hingga dessert kukus berbahan dasar oat, ubi, atau pisang dengan pemanis alami.

Teknik mengukus sendiri dikenal mampu menjaga tekstur tetap lembut tanpa perlu tambahan minyak. Jika dipadukan dengan bahan rendah gula atau gula alami dari buah, camilan ini bisa menjadi alternatif takjil yang lebih seimbang. 

Sahabat Fimela tetap bisa menikmati rasa manis yang lembut tanpa khawatir mengalami sugar crash yang membuat tubuh lemas dan mengantuk setelah berbuka.

2. Es Timun Selasih

Di antara berbagai pilihan takjil, es timun selasih bisa menjadi opsi sederhana yang tetap relevan dengan konsep rendah gula. Minuman tradisional ini sudah lama dikenal sebagai pelepas dahaga saat berbuka, tetapi jika diracik dengan komposisi yang tepat, es timun selasih juga bisa membantu tubuh tetap segar tanpa memicu lonjakan gula berlebih.

Timun mengandung banyak air dan memiliki efek menyegarkan secara alami, sehingga membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa. Ditambah biji selasih yang kaya serat, minuman ini memberi sensasi kenyang lebih lama sekaligus membantu menjaga kestabilan gula darah. 

Kuncinya ada pada penggunaan pemanis. Sahabat Fimela bisa mengurangi sirup tinggi gula dan menggantinya dengan sedikit madu, air kelapa murni, atau perasan jeruk nipis untuk rasa yang tetap nikmat namun lebih ringan.

Tak hanya menyegarkan, es timun selasih juga terasa ringan di perut sehingga tidak membuat tubuh terasa berat setelah berbuka. 

3. Kurma Isi Kacang dan Greek Yoghurt

Kurma memang identik dengan buka puasa, tetapi cara penyajiannya bisa dibuat lebih seimbang. Alih-alih dikombinasikan dengan gula tambahan, Sahabat Fimela bisa mengisi kurma dengan kacang almond atau selai kacang tanpa gula, lalu menikmatinya bersama greek yoghurt tawar. 

Kandungan serat alami dari kurma dan protein dari yoghurt membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Hasilnya, tubuh tetap bertenaga tanpa lonjakan gula yang drastis.

4. Sup Buah Tanpa Sirup

Jika biasanya sup buah identik dengan sirup manis berwarna cerah dan tambahan susu kental yang cukup berat, Sahabat Fimela bisa mencoba versi yang lebih segar dan rendah gula dengan menggunakan air kelapa asli sebagai kuahnya. Air kelapa memberikan rasa manis alami yang lembut sekaligus membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa. Sensasinya pun terasa lebih ringan di perut dibandingkan campuran sirup tinggi gula.

Tambahkan potongan melon, semangka, jeruk, dan bisa juga kiwi atau stroberi untuk variasi warna serta rasa. Kombinasi buah-buahan ini bukan hanya menyegarkan, tetapi juga kaya kandungan air, vitamin, dan serat yang membantu tubuh memulihkan energi secara perlahan. Setelah semua bahan tercampur, simpan dalam kulkas selama beberapa waktu agar sensasi dinginnya lebih terasa saat disajikan sebagai takjil.

Jika ingin ada sedikit sentuhan asam yang menyegarkan, Sahabat Fimela bisa menambahkan perasan jeruk nipis atau lemon secukupnya. Rasa asam alami ini akan menyeimbangkan manis dari buah tanpa perlu tambahan gula berlebih. 

5. Pancake Pisang

Pancake pisang tanpa gula bisa menjadi pilihan takjil sederhana yang tetap lezat sekaligus lebih ramah untuk kadar gula darah. Cara membuatnya pun praktis, cukup haluskan pisang matang hingga lembut, lalu campurkan dengan telur sebagai bahan pengikat alami. Tidak perlu tambahan gula, tepung, atau pemanis buatan karena rasa manis sudah berasal dari pisang yang matang sempurna. Setelah adonan tercampur rata, masak di atas wajan anti lengket dengan api kecil agar matang merata dan tidak mudah gosong.

Teksturnya lembut dengan aroma harum khas pisang yang menggugah selera. Jika ingin variasi rasa, Sahabat Fimela bisa menambahkan sedikit kayu manis atau vanila bubuk untuk sentuhan hangat yang lebih kaya. Pancake ini juga bisa disajikan dengan topping potongan buah segar atau olesan tipis selai kacang tanpa gula agar kandungan proteinnya bertambah.

Itulah beragam pilihan takjil rendah gula yang bisa Sahabat Fimela jadikan inspirasi saat berbuka puasa. Dengan pilihan yang lebih seimbang, momen berbuka tetap terasa nikmat tanpa mengorbankan energi dan fokus. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Kayla Bridgitte
  • Anisha Saktian Putri

    Editor

    Anisha Saktian Putri
Read Entire Article
Food |